Keterangan buku : 


 Judul : My Fortune is You 

Desain sampul : Kudo, Chriztpie Haryanto 
Penerbit : LovRinz Publishing 
 Tahun terbit : Januari 2017 
ISBN : 978-602-6526-44-1 
Tebal : viii + 414 halaman 


 Blurb : 

“Mencari pacar untuk mamaku yang cantik, kalo bisa yang pirang. Boleh pacaran sama mama sampai punya dede terus harus putus, soalnya nanti papa marah. Mau? Hubungi Sun di TK Masa Depan Gemilang. Tanya saja Bu Nancy, nanti dianterin ketemu Sun. Makasih. Hadiah 1 bungkus permen dan cokelat.” 

Refan membaca tulisan itu dan tanpa sadar tertawa sendiri mengingat iklan yang dulu pernah dipajang Sisilia di koran, kemudian tawanya sirna saat sebuah suara menyapanya.

 “Om belminat jadi pacal mamaku?” 

Dia menunduk dan melihat sepasang anak kembar yang tengah menatapnya serius. 

“Tadi kamu ngomong apa?”

 “Om baca postelku, belminat jadi pacal mamaku?”

 “Hah?”

 -- 

Hidup adalah hidup, selesaikan. Kalaupun kamu dihantam dari segala sisi kehidupan, jangan berhenti. Selesaikan “pertandingan”mu. Jadilah orang yang berjiwa besar. Terima kekalahan jika memang kamu kalah, dan berbagilah kebahagiaan jika kamu menang. (119. My Fortune is You) 

Bagi Refan, dunia seakan berhenti berputar saat Sisil menghilang dari kehidupannya. Gadis itu memilih pergi, meninggalkan kamar mandi penuh darah, ketika mengetahui bahwa ia adalah orang jahat yang tak semestinya diberi cinta. Tanpa Sisil, Refan hanya terlihat kuat, padahal ia tak ubah bagai tubuh tanpa jiwa. Hampa. 

Butuh waktu sangat lama untuk sekedar dapat hidup normal. Yang membuatnya kuat hanya bongkahan dendam pada sosok yang sudah menghancurkan kebahagiannya dengan Sisil. Hingga kemudian, Refan menemukan fakta pahit bahwa Sisil masih hidup, tapi .... sudah bersama lelaki lain. 


Untuk yang sudah baca My Searching Husband, pasti penasaran dong gimana kelanjutan kisah cinta super misterius ala Refan dan Sisil? Kalau di novel sebelumnya, kita disuguhi rangkaian cerita versi Sisil, kali ini Refan yang lebih banyak “berbicara”. Karena tentang Sisil masih berupa misteri. Aku sampai capek menduga-duga. “Lah, Sisil kok bisa gitu?” “Kok Sisil mau ninggalin Refan dan hidup bareng cowok lain? Jangan-jangan itu Sisil palsu.” Salut deh untuk penulis yang ngasih banyak letupan kejutan di novel ini. 

Haru melihat perjuangan Refan untuk merengkuh Sisil kembali. Memang tidak mudah, apalagi karena di mata Sisil, ia adalah pembunuh yang layak dibenci. Sisil juga menutup semua akses yang bisa dijangkau Refan. Tapi ia tak menyerah. Sisil adalah jiwa yang harus diperjuangkan hingga tuntas. Kemudian kocak, karena bagian ini melibatkan sosok yang tidak aku duga akan ikut hadir di sekuel SMH ini, which is Pak Boyle aka Revi. Ingat? Itu loh, dosen tampannya Sisil. 

Apa sebenarnnya hubungan mereka? 

Bisakah Refan mendapatkan hati Sisil sekali lagi? 

Selain mengisahkan tentang Refan dan Sisil, kita juga diajak menengok lanjutan kisah miris Airin dan Rio. Di SMH diceritakan kalau Airin hamil di luar nikah, mengandung anak Rio hanya karena tragedi cinta satu malam. Anak itu kemudian diberi nama Riorin. Semesta mendukung, setelah tahun-tahun menyakitkan dilalui Airin, ia bertemu kembali dengan Rio. 

Bisakah kali ini Airin jujur pada Rio mengenai tragedi yang mereka alami? 

Kalau pun bisa, maukah Rio menerima bahwa Riorin adalah anaknya dan membalas cinta bertahun yang dipendam Airin untuknya? 

-- 

Membaca 414 halaman My Fortune is You ternyata tidak membutuhkan waktu lama. Rasa penasaran akan nasib Sisil yang sebenarnya juga alasan dibalik menghilangnya Sisil, membuatku menamatkan karya Celline ini dalam sekali duduk. Dibanding SMH, sekuelnya ini lebih terbuka karena banyak diceritakan dari sudut pandang Refan. Kita akan diajak menjelajah waktu lampau. Cerita Sisil remaja saat sedang cinta-cintanya dengan Refan, sukses membuat hati terasa hangat. 

Complicated. Jelas. Novel ini memainkan banyak tokoh dan cerita yang saling terkait. Namun karena disajikan dengan banyak sudut pandang, alih-alih merasa kebingungan, aku malah semakin menikmati alur cerita yang riaknya rupa-rupa. Kadang hangat, kadang mellow, kadang seram, kadang bikin gerah. Haha. Hanya saja, karena ada banyak kepala yang bersuara, cerita jadi agak melebar dan menurutku lumyan berakibat dengan ekskusi akhir yang lumayan tiba-tiba. But, overall novel ini enak dibaca. 

Apalagi ditambah dengan kehadiran tokoh anak-anak kecil di sini juga semakin menyemarakkan isi cerita. Karakter Sun, Flower juga Riorin selalu bisa mengundang tawa. Dan ya, mereka bukan pelengkap saja, melainkan tokoh penting yang menyeret tokoh utama menemukan takdir mereka. 

-- 

Beberapa quote apik di My Fortune is You : 

Dalam kehidupan ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. (153. My Fortune is You) 

Wanita itu suka ice cream dan cokelat, namun lebih suka kepastian. – Sujiwo Tejo (161. My Fortune is You) 

Tidak ada kata terlambat untuk memulai dan tidak ada lata menyerah sebelum mencoba. (178. My Fortune is You) 

Bagaikan sebuah racun, mengeluh hanya akan membunuh kita secara perlahan-lahan, namun pasti. (179. My Fortune is You) 

Menikah itu nasib, mencintai itu takdir. Kita bisa menikahi siapa pun, tapi tak dapat kita rencanakan cinta kita tuk siapa. (278. My Fortune is You) 

Mencintai adalah hal yang mudah, yang sulit adalah saling mencintai. Jadi jika ada dua orang saling mencintai, maka orang yang hanya mencintai tidak akan pernah bisa menang, bagaimana pun caranya. (384. My Fortune is You) 





 GIVEAWAY TIME! 

Ketimpukers mau dapetin novel My Fortune is You karya Octya Celline ini? Ikutan giveawaynya yuk. Caranya gampang! :D 

1. Punya alamat kirim hadiah di Indonesia (wajib) 

 2. Berusia 17 tahun ke atas (kayak SMH, sekuelnya ini juga bikin kipas-kipas ya bok. Haha) 

 3. Follow instagram @octyacelline & @ketimpukbuku dan/atau twitter @CeL___LiNe & @ketimpukbuku 

 4. Follow blog Ketimpuk Buku via GFC atau email (opsional) 

 5. Share link info giveaway ini di twitter atau instagram milikmu. Mention/tag @octyacelline/@CeL___LiNe & @ketimpukbuku, sertakan hashtag #MyFortuneIsYou

 6. Tinggalkan komentar di blogpost ini berisi nama lengkap, kota tinggal, akun twitter/instagram & link share. Tidak ada pertanyaan. Jadi pemenang akan dipilih secara random. 

Giveaway ini berlangsung sejak blogpost ini tayang hingga 14 April 2017, pukul 24.00 WIB. Pemenang akan diumumkan paling lambat 2 hari setelah penutupan giveaway, via blogpost di Ketimpuk Buku dan via media sosial empu Ketimpuk Buku. Good luck!






Keterangan buku 

Judul : Autumn Kiss 
Penulis : Christina Juzwar 


Penerbit : Gramedia Pustaka Utama 
Editor : Eka Pudjawati 
Desain Cover : Marcel A.W. 
Tahun Terbit : Februari 2017 


ISBN : 978 – 602 – 03 – 3535 – 3 
Tebal : 288 hlm. ; 20 cm 



Blurb 

Kabar duka datang menghampiri Bianca. Sahabatnya, Zie, meninggal dunia. Kenyataan itu membuat Bianca harus terbang ke New Zealand. Tetapi, bukan hanya duka yang harus Bianca hadapi. Dia dihadapkan pada fakta bahwa dia kembali bertemu Levy Welsh, mantan suaminya. 

Tentu saja Bianca tidak bisa menghindar. Masa lalunya bersama Levy cukup buruk. 

Tapi sebuah ciuman yang tak disengaja mengubah keteguhan hati dan meluluhkan benteng tinggi yang telah dibangun Bianca. Hatinya semakin bimbang ketika dia sudah mengetahui perasaan Levy kepadanya masih sama. 

Namun, bagaimana Bianca bisa memutuskan ketika di Jakarta ada Ian, kekasih barunya, yang sedang menunggu dia kembali? 



-- 

Bianca Soedibyo, sang corporate lawyer terpaksa mengambil cuti dan terbang menuju New Zealand, Arrowtown. Menenemui sahabatnya, Zie, untuk terakhir kalinya, sebelum separuh jiwanya itu dimakamkan. Entah kata apa yang tepat untuk menggambarkan kesedihan Bianca. Mengenal Zie sejak SD, lengket dan bersahabat, seperti saudara. Twenty five amazing years. Hingga kemudian tali transparan yang mengikat kelingking Bianca dan Zie terputus begitu saja oleh maut. 




Dan bukan hanya duka yang menyambut Bianca di Arrowtown, namun juga fakta kalau ia juga harus bertemu mantan suaminya, Levy. Bertemu Levy memang tak bisa dihindari, seperti Bianca yang bersahabat erat dengan Zie, Levy tak kalah lengket dengan Lee – suami Zie. 

Harusnya tidak sulit. Karena Bianca sama sekali tak berniat untuk bernostalgia, apalagi CLBK karena di Jakarta sudah ada Ian, kekasih baik hati yang menunggunya. 

Tapi kalau sikap manis Levy menyulitkannya, Bianca harus bagaimana? 


 -- 

Autumn Kiss. Karya terbaru yang manis dan hangat dari seorang Christina Juzwar. Mengisahkan tentang Bianca yang dilema menentukan hati, pilih sang mantan suami atau kekasih baru? Dibalut dengan suasana berkabung karena sahabat dekatnya baru saja meninggal dunia, meninggalkan suami dan anak perempuan yang patah hati, Grace. 

Diceritakan menggunakan POV 1, ternyata membuat kisah ini enak diikuti. Sedih dan galaunya Bianca bisa ikut dirasakan. Konflik yang dipilih penulis juga berpotensi membuat dilema. Ibaratnya nih, harus memilih seseorang yang baru hitungan bulan dikenal, dengan seseorang yang pernah menjadi suami. Sama si pacar baru juga bukan yang pacaran ala ABG gitu. Si mantan suami juga kayaknya udah berubah, makin baik. Kayaknya sih. karena Bianca juga masih meragukan hal itu. 

Dan kalau di taglinenya bilang “Sebuah ciuman bisa memutarbalikkan semua keadaan. Cinta menjadi benci dan benci menjadi cinta.”, Bianca mengaku kalau Ian adalah great kisser, jadi bukan perkara ciuman saja yang membuat Bianca galau setengah mati. Tapi memang ada perasaan dari masa lalu yang ikut menyeruak hadir, antara rindu dan rasa takut akan kegagalan di masa lalu.



Alur cerita berlangsung maju mundur. Flashback cerita yang dilakukan oleh Bianca akan kenangannya dengan Zie terasa hangat. Pas. Tidak too much namun bisa membuatku merasakan persahabatan yang seru antara Bianca dan Zie. Kisah lalu bersama Levy juga diceritakan dengan porsi manis pahit yang imbang. Kalau aku jadi Bianca, aku juga bakal dilema bakal kembali pada Levy atau tidak. Konflik masa lalu mereka cukup pelik dan menguras emosi. 

Btw, aku suka dengan setting lokasi cerita yang dipilih oleh penulis. Aku baru mendengar sebuah kota cantik dan tenang di New Zealand yang bernama Arrowtown. Rasanya ikut menyaksikan langsung warna-warna jingga, cokelat dan kuning yang begitu menyejukkan mata dengan latar pegunungan dan lembah yang indah di sekitar rumah mendiang Zie. Cocok untuk jalan cerita yang berlangsung sendu.  

Aku suka dengan cara penulis mengeksekusi cerita hingga akhir. Keputusan-keputusan spontan yang kerap Bianca lakukan bikin gregetan, tapi itu juga yang bikin aku semangat baca sampai tuntas. Dan nggak bisa dipungkiri kalo keputusan Bianca juga dipengaruhi banyak hal, termasuk soal Grace. Ah, gadis kecil ini patah hatinya benar-benar patah. Rasanya pengen meluk Grace dan kasih semangat. Pukpuk. 


Overall, kalau kamu lagi nyari cerita yang manis dan menghangatkan hati, aku rekomendasikan Autumn Kiss ini buatmu. :)) 



GIVEAWAY TIME!! 

Ada yang mau ikut menikmati keindahan Arrowtown yang dikemas manis dalam novel Autumn Kiss karya Kak Christina Juzwar ini? Penerbit GPU ft Kak Christina Juzwar menyediakan 1 novel untuk 1 pemenang yang mengikuti giveaway ini di Ketimpuk Buku. Mau kan? Syaratnya mudah! 

 1. Memiliki alamat pengiriman hadiah di Indonesia 

2. Follow blog ini melalui GFC atau email (ada di sidebar) 

3. Follow twitter atau instagram (boleh pilih salah satu saja) @ChristinaJuzwar & @KetimpukBuku 

4. Share info giveaway ini di twitter atau instagram milikmu. 

- Jika menggunakan twitter, sertakan link blogpost ini, mention @ChristinaJuzwar & @KetimpukBuku, sertakan juga hashrag #AutumnKiss. 

- Jika menggunakan instagram, repost foto banner blogtour ini beserta caption dari akun @KetimpukBuku. Jangan lupa sertakan hashtag #AutumnKiss. 

5. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar, dengan dilengkapi nama, akun twitter/instagram, link share, di kolom komentar. 


 Pilih balikan sama mantan atau menjalani hubungan dengan orang baru? Kenapa? 


6. Giveaway ini berlaku sejak blogpost ini tayang hingga 4 Maret 2017, pukul 23.59 WIB 

7. Pemenang dipilih dari peserta yang memenuhi persyaratan giveaway dan mencantumkan jawaban yang paling ‘nendang’. Mau jawab versi lucu atau serius silahkan. Bebas. 

8. Pengumuman pemenang akan dilakukan paling lambat 2 hari sejak giveaway ini berakhir. Pengumuman bisa dicek pada postingan ini dan di instagram/twitter @KetimpukBuku 

Good luck!!





Halo! 

Setelah sebulanan galau memilih mau ikutan tantangan baca apa aja di tahun 2017 ini, aku akhirnya memutuskan mengambil 5 tantangan baca. Salah satunya ya ini, tantangan #BacaBukuPrisca yang diselenggarakan oleh Kak Wardah. 

Alasannya simple sih, pertama, aku udah lama penasaran sama tulisannya Kak Prisca Primasari. Penulis berbakat satu ini sudah menghasilkan banyak karya dan karya-karyanya sering direview positif sama teman-teman blogger. Dan ah ya, dengan mengikuti tantangan #BacaBukuPrisca ini aku bisa ambil tantangan baca lain yang berkaitan. Happy! 

FYI, aku belum pernah baca buku solonya Kak Prisca. Pernah baca Beautiful Mistake yang ditulis duet bareng Sefryana Khairil. Dan dari situ sebenernya aku udah bisa memutuskan kalo tulisannya Kak Prisca termasuk my cup of tea

Tulisannya manis, sedikit mellow tapi gak yang mellow mellow banget begitu. Tapi karena timbunan di rak buku masih meluber, aku belum sempat beli bukunya Kak Prisca. Kebetulan banget ada tantangan #BacaBukuPrisca, jadi semangat deh buat berburu karya-karya penulis yang sering menjuarai lomba-lomba menulis ini. 

Oke, berikut daftar buku Tantangan Baca Buku Prisca 2017:

 1. Paris: Aline (Gagas Media, 2013) 
2. French Pink (Grasindo, 2014) 
3. Love Theft #1 (2015) 
4. Love Theft #2 (2016) 
5. Purple Eyes (Inari, 2016) 
6. With of Without You (Gagas Media, 2016) 
7. Heartwarming Chocolate (Bentang Pustaka, 2016) 

Aku baru aja pesen secara online yang Love Theft #1 dan Love Theft #1. Kayaknya 4-5 hari lagi udah sampai deh. Gak sabar mau baca! 

Kenapa aku pilih 2 buku itu yang akan dibaca terlebih dahulu? Karena katanya, dua buku tersebut adalah buku kesayangannya Kak Prisca. Sampe dibela-belain terbit secara self publishing dan hanya bisa ditemukan di toko buku online saja. Saking spesialnya novel ini, untuk riset Kak Prisca sempat menemui ahli forensik segala loh. Woh! 

Apakah kamu juga tertarik mengikuti tantangan baca ini? Scrolling down please! 


Syarat dan Ketentuan Tantangan Baca Buku Prisca 

1. Follow twitter @missfiore_ dan @priscaprimasari 

2. Memiliki blog (tidak harus blog buku) untuk menuliskan review. 

3. Mendaftarkan dirimu di kolom komentar berupa nama, akun twitter, domisili, dan link blog. Pendaftaran dibuka sampai tanggal 27 Maret 2017. 

4. Memasang banner “Tantangan Baca Buku Prisca” di sidebar blog, yang dihubungkan dengan posting-an ini. 

5. Membuat master post “Tantangan Baca Buku Prisca” di blognya. Tidak wajib, tapi boleh kamu lakukan. Posting-an dimasukan dalam linky yang tersedia juga, ya. Buat yang bikin master post, cantumkan tag #bacabukuprisca ya. :D 

6. Membuat review untuk setiap buku Prisca yang dibaca. Setiap review buku dimasukkan dalam linky yang tersedia di bawah sesuai judul buku. Boleh juga lho bikin review di goodreads. 

7. Membagikan buku yang kamu baca dan tautan reviewmu di media sosial facebook, twitter, atau instagram (pilih salah satu atau semuanya boleh) dengan tagar #bacabukuprisca (boleh tag saya juga). Biar semakin banyak yang tahu dan mau ikutan. X) 

8. Tantangan baca ini berlangsung dari Januari-November 2017. 

9. Dipersilakan membaca ulang. Namun, review harus baru. Tidak boleh menyalin review lama. 

Nah, itu dia persyaratannya. Cukup mudah bukan? Targetnya, aku mau baca dan review ke-7 buku yang masuk list. Semoga gak susah nyari stok bukunya yes. Hihi. Oh iya, ada hadiah unyu yang sudah disiapkan Kak Wardah untuk pemenang tantangan baca kali ini loh. 

Yakin gak mau ikutan? 

Ganbatte & good luck!! :D 




“The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you’ll go.” – Dr. Seuss, I can Read with My Eyes Shut! 


Halo! 

Aku sepakat banget sama quote di atas. Menurutku, beli buku sama sekali bukan pemborosan, melainkan investasi. Investasi kan bukan melulu investasi materil berupa emas, properti atau reksadana aja kan ya. Tapi juga investasi ilmu. Makin banyak buku yang dibaca maka akan makin banyak pula ilmu baru yang kita dapat. Makin banyak pintu-pintu kesempatan hebat yang bisa kita masuki. 

Tapi ... ada tapinya loh! 

... 

... 

Buku yang sudah dibeli harus dibaca. Bukan sekedar ditimbun lalu dimakan rayap. Hehe. Untukku pribadi, beli buku bukan hanya untuk dibaca sendiri tapi juga untuk dijadikan kado. Kado berupa buku gak pernah gagal loh. Di kasih ke sahabat yang lagi ultah, oke. Dikasih sama bos yang pindah tugas, masuk akal. Dikasih ke gebetan dalam rangka kode-kode terselubung, rasanya cihui juga. 

Beruntunglah sekarang sudah menjamur toko buku online, jadi gak masalah mau tinggal di pelosok nusantara kayak aku sekarang, juga tetap bisa beli buku-buku bagus. Tapi biasanya makin bagus dan makin tebal sebuah buku, harganya makin mahal yes. Apalagi buku impor. Dududuhh! Alamat bakal bikin kantong fresh graduate macam aku ini jebol seketika. 

Umm, flashback dikit, di awal-awal kuliah dulu, aku pernah kena bully gara-gara baju yang aku pake itu-itu aja. Lahiyaa .. aku jarang banget beli baju, sepatu, lipstick, kayak temen-temen yang lain. Uang jajan aku sebagian besar bertransformasi jadi buku. Pfft. Sedih ya! Tapi untunglah, gak lama kemudian aku dapat kerjaan sampingan sebagai penyiar radio yang bisa membantu menambah pundi-pundi rupiahku zaman kuliah dulu. 

Siapa sangka, jurusan Pendidikan Fisika yang aku tekuni selama 4 tahun malah sekedar menghasilkan ijazah, sedangkan dunia broadcast yang dulu hanya sebagai sampingan justru benar-benar menjadi profesi yang aku tekuni hingga sekarang dan menjadi wadah mencari nafkah dalam artian sebenarnya. Bergeser dikit sih tujuannya, kalo dulu siaran hanya karena suka dan buat tambahan jajan, kalo sekarang gaji dari siaran beneran dipake buat bayar kost, uang makan sehari-hari hingga buat ditabung. 

Beli buku? 

Masih dong. Tapi sekarang lebih cermat dan teliti dalam berbelanja. Beli buku yang benar-benar akan dibaca aja. Nyari toko online juga yang terpercaya. Biar gak ada rupiah yang terbuang sia-sia. Nyarinya susah sist, masa mau dibuang-buang gitu aja! Haha 

Nah, kali ini aku bawa kabar baik buat para pencinta belanja online! 




Yeay! Sekarang sudah hadir yang namanya ShopBack. Apakah ShopBack ini adalah toko online baru? Oh bukan! Ini adalah cara baru agar belanja online agar lebih cermat dan hemat. 

Sederhananya begini, ketika kita beli buku, baju, pulsa, tiket pesawat atau apa pun di e-commerce ternama via ShopBack, kita bakal dapat cashback yang gak main-main. Nominalnya bisa mencapai 40 %. 

Weoweee sedaaap!! 

Dengan uang cashback yang kita dapat, uangnya bisa kita gunakan untuk keperluan lain selain belanja, misalnya untuk bayar tagihan listrik, bayar tagihan air di kos, dan-lain. Jadi gak ada cerita, dapat cashback untuk kemudian harus dibelanjakan kembali. Uangnya bebas mau dipake buat apa pun yang kita mau. Suka-suka kamu aja! 

.. 

Kok enak banget? 

Kok bisa? 

Apakah pilihan toko onlinenya terbatas? 

Atau jangan-jangan ini jebakan batmen doang? 

.. 

.. 

.. 


Aku juga awalnya kaget pas ngecek www.shopback.co.id/semua-toko. Ternyata pilihan tokonya super supeerrr banyak! Para pencinta buku impor pasti bakal seneng banget karena ShopBack bekerjasama sama Better World Books. 

Tau kan? 

Toko buku online yang tujuan charitynya jelas banget dengan program book for book. Bayangin aja, di saat kita lagi baca satu buku hasil beli di Better World Books, ada seorang anak, entah itu di Afrika atau kawasan lainnya yang juga lagi baca buku hasil donasi dari buku yang kita beli. 

.. 

Feed the Children 

Books for Africa 

Dan banyak yayasan sejenis yang menjadi tempat Better World Books berdonasi. Happynya lagi, toko buku online satu ini banyak menjual buku-buku bekas dengan kualitas bagus dan gratis ongkos kirim ke seluruh dunia. Ckck luar biasa! 

Atau lebih pilih Book Depository? Lanjut aja! Karena toko buku online terbesar di Inggris yang sering kasih diskon ini juga bekerjasama dengan ShopBack. Tapi pastikan kalo kamu punya kartu kredit yang bisa untuk transaksi luar negeri yes. 

Sedangkan untuk para pencinta buku lokal dan gak punya kartu kredit, bisa pilih beli buku di Matahari mall, Bukalapak, maupun Tokopedia. Bisa puas beli ensiklopedia, puzzle book, buku-buku biografi, sampai mau beli rak buku pun juga tersedia. Melihat deretan para mantan online shop yang bekerjasama dengan ShopBack, apa masih ragu juga? Nggak lah ya. ShopBack ini sudah terjamin aman dan terpercaya serta ngasih keuntungan lebih. 

.. 

Umm, apakah kalo belanja via ShopBack, promo diskon dari online shopnya bakal hangus? 

Gak bisa digabungin, gitu? 

Ish, siapa bilang? Bisa dong! Itu lah kenapa aku bilang kalo belanja via ShopBack ini untungnya plus plus. Contoh nih, misalnya kita dapat Voucher Lazada, voucher Zalora, voucher MatahariMall, voucher blanja.com dari ShopBack, atau kode promo UBER. Nah, ketika kita belanja melalui ShopBack, bukan hanya keuntungan voucher atau kode promo yang kita dapatkan, melainkan juga dapat cashback yang bikin makin happy. 

Rugi banget lah kalo menunda-nunda daftar di ShopBack, wong untungnya banyak, caranya gampang. Daftar pake email juga tinggal klik klik beres. Apalagi sekarang sedang berlangsung promo imlek ShopBack.co.id yang tentunya bikin kita harus pandai nahan diri biar gak kalap ngeborong. Hoho. 


Oh iya, Februari nanti barangkali juga ada yang pengen merayakan valentine bareng orang terkasih kan ya? Gih, daftar ShopBack dulu biar bisa sambut hari kasih sayang dengan promo valentine

Kalo misalnya kegiatan mobile kamu lebih didominasi sama smartphone, jangan khawatir karena ShopBack nggak hanya bisa diakses melalui browser desktop dan mobile aja, tapi juga sudah tersedia aplikasi ShopBack di Google Play Store maupun di Apple App Store. Eits, buat yang download aplikasinya juga berkesempatan dapet promo eksklusif loh.




Terakhir nih, kalo ada yang pengen dapet tambahan ekstra bonus sebesar Rp 25.000,- bisa gunakan link referal milikku https://www.shopback.co.id/?raf=Pf8nGV. Ini namanya program “Hadiah Me & You”. Jadi aku dan kamu bisa sama-sama dapetin untung sebesar Rp 25.000,- dengan mengikuti program ini. 

Nah, kalo semisal masih ada yang mengganjal, tonton dulu yang di bawah ini ya teman-teman biar makin mantap hatinya buat belanja via ShopBack. 



So, Belanja Cermat dan Hemat? ShopBack-in Aja!



Keterangan buku 

Judul : When Love Is Not Enough 
Penulis : Ika Vihara 
Editor : Afrianty P. Pardede 
Penerbit : Elex Media Komputindo 
Tahun Terbit : 2017 
ISBN : 978-602-02-9768-2 
Tebal : vii + 271 hlm. 


Blurb

Awalnya, Lilja Henrietta Moller berpikir, menikah dengan sahabatnya, Linus Zainulis, dan tinggal bersamanya di Munchen, akan menjadi sebuah pernikahan yang sempurna. Tidak ada yang salah dengan pernikahan mereka. Karena Linus dan Lily bisa sama-sama melakukan apa yang mereka suka.


Tapi semua tidak sesempurna angan-angan Lily. Karier Linus sebagai pembuat kereta cepat, yang semakin menanjak, ternyata malah menghancurkan gerbong kehidupan pernikahan mereka. Lily kehilangan laki-laki yang dia cintai. Ayahnya dari anaknya. Suaminya. Yang lebih buruk lagi, dia kehilangan sahabatnya. Sosok yang sudah bersamanya sejak dia dilahirkan. Lily kembali ke Indonesia, mencoba membangun kembali hidupnya, tanpa Linus bersamanya.


First Impression


Kali kedua baca karya seorang Ika Vihara. Excited karena novel debutnya, My Bittersweet Marriage yang aku baca pada April 2016 lalu, membuatku jatuh cinta. Diajak jalan-jalan ke Aarhus, Denmark. Mengintip kehidupan rumah tangga Afnan dan Hessa yang menikah karena dijodohkan dan baru bertemu 3 kali, untuk kemudian mantap menikah.




Baca juga : Review My Bittersweet Marriage – Ika Vihara



Dan kali ini, di When Love Is Not Enough aku bertemu si mata biru, Lilja alias Lily, adik tersayang Afnan yang diceritakan menikah dengan sahabatnya sedari bayi, Linus. To good to be true, seakan Lily dan Linus ditakdirkan untuk hidup bersama dari bayi hingga tua. Menjadi sahabat, keluarga, kakak-adik, hingga kemudian naik status menjadi suami-istri. 



Namun ternyata, menikah dengan seseorang yang kita kenal sepanjang usia, nggak ada bedanya dengan menikah sama orang yang baru kita temui 3 kali, sama-sama akan dihadapkan pada ujian. Dan untuk Lily, ujiannya amat berat. Dia bukan hanya terpaksa kembali ke Indonesia dan meninggalkan Munchen, tapi juga harus menendang Linus si jenius, pergi jauh dari hatinya. Linus, seseorang yang amat berharga bagi Lily, orang yang bahkan telah memenangkan hatinya sedari bayi, ternyata sanggup meluluh lantakkannya dalam sekejap. 



Aku kemudian penasaran, apakah Kak Ika Vihara mampu membuat cerita ini menjadi perpaduan manis pahit yang sempurna. Karena bagaimana pun pedihnya ide cerita ini, Lily dan Linus punya cerita indah di sepanjang hidup mereka sebelum kehadiran sosok baru di tengah-tengah mereka, memunculkan ego Linus ke permukaan. 

Apakah aku akan menangis lantas blushing menikmati bagian perjalanan rumah tangga Lily dan Linus, seperti ketika beberapa waktu lalu aku rasakan saat mengikuti kisah Afnan dan Hessa? 


Scrolling down please! 


Ide Cerita 

Aku kasih 2 jempol untuk Kak Ika atas ide ceritanya yang cerdas. Dikisahkan kalau Lily dan Linus ini sudah saling sayang seperti keluarga dari bayi, seperti anak kembar malah. Orangtua Lily dan Linus bersahabat, Linus akrab dengan Afnan dan Mikkel, Lily juga sering ‘dipinjam’ Mama Jasmine (mamanya Linus) karena dia tidak punya anak perempuan. Sempurna ketika kemudian mereka saling jatuh cinta, lantas menikah.  

Happy ending? 

Nope! Sebenar-benarnya kehidupan justru baru saja dimulai. Yang memisahkan Lily dan Linus sama sekali bukan rasa bosan atau orang ketiga. Terlalu klise. Melainkan perbedaan prinsip hidup yang setelah beberapa tahun berjalannya pernikahan, terasa sekali mengganggu. 

Linus yang sedang menikmati kejayaannya di tempatnya bekerja (perusahaan pembuatan lokomotif kereta cepat) dengan jabatan baru masih ingin menunda punya anak, sedangkan Lily sebaliknya, ia ingin segera menjadi ibu. Bukankah demikan kodratnya sebagai wanita? Kebutuhan untuk punya anak terasa mendesak baginya. 

 Hingga .. 

 Lily hamil. 

Lily mengira prinsipnya seperti pesawat terbang saja, yang ketika sudah terbang, tidak boleh berhenti di tengah perjalanan atau balik arah untuk kembali lagi ke landasan, tidak boleh. Baru boleh berhenti ketika tiba di landasan berikutnya. Begitu juga dengan kehamilannya. Lily merasa tak ada yang salah jika dia hamil. Toh dia sudah sabar menanti beberapa tahun untuk itu. Dia adalah istri sah Linus, bukan selingkuhan. 

Nyatanya, Linus malah dengan kejam meneriakinya, menganggap Lily menjebaknya, hingga menarik diri secara emosional dari Lily. Tidak ada lagi kehangatan, tidak ada keintiman, tidak ada kasih sayang. Lily kira semuanya akan beres saat anak mereka lahir. Tapi ternyata semakin parah. Linus bahkan tidak pernah memeluk bayi cantik mereka, Leyna Jasmine. 

Lily terluka. Terluka melihat anaknya tidak mendapat kasih sayang dari papa kandungnya sendiri. Terluka karena Linus tega tidak membantunya sedikit pun dari masa kehamilan hingga Leyna lahir, kecuali untuk urusan uang saja. Tapi Linus kan suami, papa Leyna, bukan mesin ATM?! 

Lily sendirian. Merasa single parent tapi nyatanya ia punya suami. Hadirnya Leyna, membuat ia harus kehilangan Linus. Alangkah pedihnya! Puncak malapetaka adalah ketika Leyna meninggal. Lily rasanya kehilangan sebelah kaki. Dia tak sanggup lagi berdiri tegak dengan sempurna, hilang sudah kepercayaan dirinya. Dia gagal sebagai ibu. Tapi Lily tidak merasa bahwa itu adalah total kesalahannya. Linus adalah pihak yang tak kalah salah. 

Andai saja Linus mau mengerti kelelahannya mengurus Leyna seorang diri, andai saja Linus mau membantunya menjaga Leyla, andai saja Linus tidak sepengecut itu – menanam benih untuk kemudian tidak mau sama-sama merawat ketika benih itu sudah bertransformasi menjadi bayi lucu nan cantik. 

Keputusan Lily sudah bulat. Dia meninggalkan Munchen. Meninggalkan Linus. Minta cerai. Apa gunanya menikahi bajingan seperti Linus? Miris. 

Pernikahan yang diawali dengan persahabatan puluhan tahun, pernikahan yang dipenuhi taburan bunga cinta, berakhir dengan brutal. 

Apakah Linus mau meninggalkan karirnya yang meroket di Munchen dan menyusul Lily ke Indonesia untuk merebut hati wanita itu kembali? Dan ya, kalau pun Linus mau berkorban, bisakah Lily memberi kesempatan kedua untuk Linus yang telah menyebabkan Leyna meninggal? Oh, adakah yang lebih pedih selain kehilangan anak, buah hati belahan jantung. 


Penokohan dan Chemistry 

So damn! Aku nangis hanya dengan membaca beberapa lembar saja. Haha. Kok nyesek ya. Leyna yang cantik harus meninggal di usia beberapa bulan saja. Padahal kalo aja dia sempat tumbuh besar, dia pasti akan jadi tokoh yang menawan. Cantik, kuat, lucu, passionate seperti papa mamanya. 

Aku suka sekali dengan cara Kak Ika mendeskripsikan tokoh lewat cara mereka berinteraksi. Percakapan-percakapan cerdas Lily dan Linus, sang tokoh utama dalam cerita ini. Mereka ini selain menawan secara fisik, tapi juga cerdas. Dua-duanya cerdas. Linus sebagai pembuat gerbong-gerbong kereta standar dunia dengan ilmu Fisikanya dan Lily sebagai programmer yang menguasai Matematika. Woh mereka keren! 

Flashback mengenai cinta yang hangat dan sedikit nakal di masa lalu mereka saat masih baik-baik saja sebagai suami istri, bikin aku blushing sendiri. Cara mereka bercinta kreatif ya? hoho. Ilmu nih buat para lajang seperti aku. Tapi tentu aja kalo Kak Ika berniat membuat pembaca bersimpati pada Lily dan benci Linus, aku akui hal itu berhasil. Rasanya benci setengah mati sama Linus nyaris di sepanjang cerita. Meski kadang sebel juga sama keras kepalanya Lily. Tapi ya masuk akal, orang-orang passionate dan ambisius, biasanya keras kepala. 

Love. Karena karakter tokoh berkembang di sepanjang cerita. Perkembangannya pelan-pelan, jadi aku menikmati ritme pergolakan emosi serta mendewasanya cara pikir para tokoh. Harus sabar ya, jangan jedotin pala ke tembok pas ngikutin permasalahan yang memang gak sederhana ini. Jangan lupa siapin tisu. 

Oh iya, buat yang kangen Afnan sama Hessa, di sini mereka bakal muncul juga, dengan porsi sebagai kakak ipar. Kita juga bakal kenalan sama Mikkel dan Lilian yang semoga aja ceritanya bakal dibuat satu novel khusus sama Kak Ika. 

Sedangkan untuk cerita tentang kakaknya Linus dan pasangannya, Annika, dikemas dalam versi bonus untuk novel When Love Is Not Enough ini, judulnya Bread Love. Ceritanya asyik dan bikin laper. Soalnya Annika jago baking. Hihi. Nggak dijual terpisah yes, satu paket berupa novel dan bonus. 

Kalo ada yang udah baca My Bittersweet Marriage dan jatuh cinta, harus baca novel yang ini, pasti suka. Cara bercerita Kak Ika berkembang, semakin memikat. Pesannya sampe. Bisa bikin kita sedih dan marah dengan konflik egois yang terjadi antar kedua tokoh utama. Ngakak dan blushing lihat keintiman mereka. Juga menikmati setiap detail cerita yang ditawarkan. 

Untuk setting, meski cerita masa kini novel ini ada di Indonesia, namun kita juga bisa merasakan kehangatan Munchen dan semarak dunia sepakbola di sana. Hal yang seru tapi bikin sebel para istri, termasuk Lily. Tapi gak ngaruh juga sepertinya ya, karena kalo pun tinggal di Indonesia, masih bisa menikmati hebohnya dunia sepakbola melalui layar kaca. Bedanya, harus rela bangun pas dinihari. Hehe. 


Pesan moral 

Gerbang pernikahan bukan gerbang untuk menuju dunia tanpa cela, dunia sempurna bak di negeri dongeng, melainkan sebuah perjuangan babak baru yang butuh energi lebih besar, butuh hati yang lebih luas. Nggak ada pernikahan tanpa ujian. Tapi nggak ada ujian yang nggak bisa diatasi jika kedua pihak mau berusaha. 

Dan ya satu lagi, pasangan kita bukan malaikat, mungkin dia akan berbuat salah, mungkin dia akan membuat hati kita terluka, tapi sekali lagi, bergandengan tanganlah, hadapi kesalahan dengan mata terbuka, tanpa ingkar, tanpa ego. Jadikan kesalahan sebagai pijakan untuk hidup yang lebih baik di masa depan. 


Kutipan favorit 















Giveaway Time !! 


Syarat dan Ketentuan 

1. Peserta memiliki alamat kirim hadiah di Indonesia. 

2. Follow twitter @IkaVihara @elexmedia & @inokari_ 

3. Follow instagram @IkaVihara @elexmedia & @inokari_ 

4. Repost banner giveaway di bawah ini, mention @IkaVihara @elexmedia & @inokari_ serta (minimal) 2 orang temanmu di instagram. Pada bagian caption, jawab pertanyaan “Apa alasanmu menginginkan novel When Love Is Not Enough karya Ika Vihara ini?” Jangan lupa sertakan hashtag #WhenLoveIsNotEnough.




5. Tinggalkan komentar di blogpost ini dengan format : nama, akun twitter, akun instagram dan link repost banner giveaway.

6.Giveaway berlangsung sejak blogpost ini tayang hingga 24 Januari 2017, pukul 24.00 WIB. 

Pengumuman pemenang akan dilakukan sekitar 1-2 hari setelah giveaway closed. Pemenang akan dimention via twitter, instagram @inokari_ dan melalui updatean blogpost ini. 

Good luck!!

Update – 20 Januari 2017

Teman-teman, terima kasih untuk yang sudah mengikuti giveaway ini dan melakukan semua persyaratan. Namun dikarenakan pertimbangan dari host dan penulis, untuk mempermudah giveaway, untuk bagian share info dan ajak (minimal) 2 teman untuk mengikuti giveaway ini bisa dialihkan ke twitter saja, tidak perlu repost banner di instagram. Jangan lupa mention aku dan Ika ya.

Follow instagram gimana? WAJIB follow Kak @IkaVihara. Kalo mau sekalian follow aku & @elexmedia juga boleh banget. Terus jawab pertanyaannya gimana? Langsung jawab aja di sini ya : https://www.instagram.com/p/BPbkWtmjn9E/?taken-by=inokari_ . Jangan lupa tinggalin data diri di kolom komentar blogpost ini biar aku gampang ngeceknya.



Kak, kalo aku udah ikutan dan repost banner di instagram, gimana?

Gakpapa. Bagus malah. Namamu sudah masuk dalam list peserta giveaway dan jawabanmu yang akan menjadi pertimbangan apakah akan menjadi pemenang di giveaway kali ini atau bukan.


Selamat bersenang-senang di giveaway ini ya. Semangaaat! 

--

Update!