Blogtour & Giveaway Searching My Husband – Octya Celline





Keterangan buku :


Judul : Searching My Husband
Penulis : Octya Celline Penyunting, tata letak, desain sampul : Kudo
Penerbit : LovRinz Publishing
Tahun terbit : Oktober 2016 (cetakan pertama)
Tebal : x + 394 hlm; 14x20 cm
ISBN : 978-602-6330-25-3


Blurb :

MISSING PERSON

Dicari orang berinisial “R”, tak terlihat sejak satu tahun yang lalu, mulai 19 Oktober 2015.

Ciri-ciri fisik :

1. Pria tulen (saya yakin)
2. Tinggi badan sekitar 180 cm dan berumur 32 tahun.
3. Memiliki rambut yang berdiri alami dan terasa halus, sepertinya berwajah tampan, bibirnya tipis, memiliki lesung pipi, dan badannya berotot.
4. Menggunakan jas Armani dengan merek ternama.
5. Memiliki suara yang lembut dan berbadan wangi.

Bagi yang menemukan seseorang yang mirip atau terlihat seperti ciri-ciri di atas, tolong langsung hubungi:

No telepon : 19101996 (Sisilia)
Email : sisiliapricilia@gmail.com
Alamat : Jl. Cintaku Kepadanya No.19

*Keuntungan.

Jika menemukan pria tersebut:

-Diberikan uang cash dengan nominal besar
-Diberikan keuntungan khusus seperti jalan-jalan ke luar negeri selama 1 bulan

**Perhatian.

Entah karena alasan apa, pria tersebut tidak ingin wajahnya terlihat. Jadi jangan pernah menghubungi saya untuk menanyakan bagaimana wajah orang yang dicari karena tidak mengetahui wajahnyalah maka saya mencarinya.


--

Hai Ketimpukers. Seneng banget karena kali ini Ketimpuk Buku bisa menikmati karya seorang penulis muda berbakat, Octya Celline. Udah kenal? Penasaran dengan Searching My Husband? Sebelum baca reviewnya, yukk simak sesi ask authors singkat yang dilakukan oleh Ketimpuk Buku & Octya Celline.

--


Darimana ide awal penulisan Searching My Husband diperoleh?

Wah, rasanya saya saat itu berpikir kalau di ulang tahun ke 19 harus punya pacar baru, biar bisa move on dari mantan. Terus tiba-tiba iseng nulis cerita, saya juga tidak menyangka cerita iseng itu bisa disukai banyak orang. Bukan satu, bukan dua orang, tapi ribuan orang dalam sehari. Saya terkejut dan akhirnya cerita iseng itu terus mengalir.


Berapa lama proses penulisannya, Celline?
Saya menulis SMH di wattpad setiap syarat terpenuhi. Jadi sebenarnya waktunya tidak terhitung dengan baik. Hahaha. Tidak tahu jelasnya berapa lama. Yang pasti saya mulai menulis SMH tanggal 18 Oktober, sehari sebelum saya ulang tahun dan SMH selesai sudah dari berbulan-bulan yang lalu. Hehe


Kesulitan apa yang paling mengganggu saat proses penulisan SMH?

Kesulitan waktu menulis novel SMH adalah saya menulisnya dalam sekali duduk. Jadi saya update sesuai syarat votes dan comments di wattpad. Jika sudah kena deadline, saya harus selesai menulis hari itu juga. Jadi kadang, ketika pulang kuliah, masih capek, saya sudah harus nulis karena udah kena deadline. Akibatnya ceritanya jadi memiliki banyak PoV. Karena saya juga sudah lupa-lupa ingat dengan part sebelumnya. Itulah kesulitan yang paling besar saya rasakan, mengingat kembali cerita yang sudah seminggu atau sebulan saya tulis dan baru dilanjutkan saat deadline tiba.

Apa harapan Celline dengan hadirnya novel SMH?

Harapan saya dengan adanya novel SMH, banyak orang di luar sana menyukai seseorang tidak hanya dengan melihat fisik. Membuat banyak orang mengerti artinya setia dan ingin membuat orang-orang yang membaca karya saya ikut merasa bahagia dan tersenyum dengan alur cerita yang saya buat. --


Nah, itulah, hasil ngobrol-ngobrol singkat Ketimpuk Buku dengan Octya Celline. Bagi yang ingin mengenal Celline lebih dekat, bisa hubungi Celline di :

Instagram : @octyacelline
Facebook : Octya Celline
Wattpad : @OctyaCelline
Line : yoshikuni_tsubaki


Sekilas tentang Searching My Husband

People ask, why fallin in love is so hard? Because sometimes you fall and no one there to catch you. Sometimes you fall and they don’t have enough strength to hold you. And sometimes you fall, and the wrong person catches you. It’s just all about right time, in the right place, with the right person. (Searching My Husband – Octya Celline : 179)


Searching My Husband yang ditulis oleh Octya Celline berkisah tentang Sisilia yang menikah dalam keadaan koma dan menjalani kehidupan rumah tangga yang tak wajar. Dengan alasan yang entah apa, suaminya enggan menampakkan wajah. Bukannya Sisil tak berusaha mencari tahu, tapi memang tak ada celah untuk itu. Orangtua Sisil sudah meninggal, Sisil juga tak punya sanak saudara, bahkan pihak KUA pun merahasiakan identitas suami Sisil.

Yang membuat Sisil bertahan dalam hubungan aneh ini, tak lain karena suaminya mencukupi nafkah lahir batin. Meski yang Sisil punya hanyalah aktivitas bercinta dalam kegelapan, baginya, suami tanpa wajahnya adalah candu yang selalu ia tunggu.

Apa sebenarnya yang membuat sang suami enggan menampakkan wajah di hadapan Sisil? Akankah suatu saat kelak, sang suami bersedia membayar tuntas semua rasa penasaran dan rindu yang Sisil rasakan?


Kata Ketimpuk Buku tentang Searching My Husband

Sewaktu novel SMH tiba di kediamanku beberapa waktu lalu, aku sempat mbatin ‘wah novelnya tebal banget, kira-kira aku bisa jaga ritme baca hingga lembar terakhir nggak ya?’. Tapi ternyata, cukup sekedar baca prolognya, aku langsung dikuasai rasa penasaran dan sukses menamatkan SMH dalam sekali duduk. Gimana nggak, SMH ini mengambil tema yang unik dan sulit. Menikah dan menjalani kehidupan rumah tangga dengan seseorang yang tidak kita ketahui wajahnya plus memiliki segudang rahasia lainnya, sama sekali bukan perkara ringan. Syukurlah, semua fakta yang dihadirkan penulis terasa masuk akal dan aku bisa menikmati alur ceritanya dengan nyaman hingga tuntas.

Kita pasti berpikir, kok Sisil mau ya menjalani kehidupan rumah tangga yang aneh begitu? Hanya bertemu di kegelapan pula. Tapi sang suami punya trik jitu untuk memabukkan Sisil. Barangkali, terkadang wajah emang nggak begitu penting ya, namun rasa nyaman dan puaslah yang kemudian menghadirkan benih-benih cinta, dengan mengesampingkan hal lainnya. Lucu banget melihat usaha-usaha yang dilakukan Sisil untuk nyari tahu gimana rupa suaminya. Mulai dari nyiapin senter, lampu emergency, masang CCTV hingga masang iklan di koran. Nah, usaha yang terakhir ini beneran bikin ngakak. Alih-alih menemukan suami yang dia cari, Sisil malah didatangi orang gila, lelaki jadi-jadian sampe gigolo. Nyahhaaa! Sisil stres berat! *pukpuk

Tokoh-tokoh yang dihadirkan penulis di Searching My Husband juga lovable banget. Mulai dari Sisilia yang kalem tapi kadang pecicilan, Mr. R yang sepertinya gagah dan tampan (juga hot. Haha), Rio yang pintar dan baik hati, hingga Airin yang punya cara mencintai yang luar biasa. Awalnya aku kira tokoh Rio nggak lebih dari sekedar figuran, juga Airin. Tapi ternyata mereka punya keterkaitan erat dengan Sisilia & Mr. R. Penulis pandai banget ngejaga kepingan-kepingan rahasia biar pembaca tetap penasaran dan deg-degan hingga akhir. FYI, adegan di bioskop yang melibatkan Rio, Sisil & Mr.R asli bikin tawa berderai-derai. Salah satu bagian cerita favoritku! *lol

Aku yang awalnya khawatir akan menemui konflik yang berputar di situ-situ saja (mengingat novel ini lumayan tebal), nyatanya malah menyukai fokus cerita tentang Sisil dan suami di kegelapan. Gosh, sweet banget! Meski emang lumayan ‘bikin gerah’, tapi yaa .. nggak sampe bablas. Teteeep, yang belum 17 tahun jangan baca dulu yay! Takut gerahnya gerah banget. Hoho. Ikut kebawa gregetan juga sih. Rasanya pengen bantuin Sisil buat nyari tau gimana wajah suaminya. Emosinya dapet!

Overall aku menyukai dan menikmati 394 halaman yang ditawarkan Celline melalui My Searching Husband ini. Kalau pun ada yang sedikit mengganggu adalah pergantian PoV yang tiba-tiba terjadi (itu pun sudah aku ketahui alasannya di ask author di atas) dan beberapa typo yang barangkali di lain kesempatan bisa diminimalisir.

Nice novel dan aku menunggu karya seorang Octya Celline selanjutnya. :)


GIVEAWAY TIME! 




Ketimpukers mau dapetin novel Searching My Husband karya Octya Celline ini? Ikutan giveawaynya yuk. Caranya gampang! :D

1. Punya alamat kirim hadiah di Indonesia *

2. Berusia 17 tahun ke atas *

3. Follow instagram @octyacelline & @inokari_ **

4. Follow twitter @inokari_ **

5. Follow blog Ketimpuk Buku via GFC **

6. Share info giveaway ini di media sosialmu, sertakan cover buku Searching My Husband & hashtag #KuisBuku #SearchingMyHusband. Lalu mention @inokari_. *

7. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar, dengan format :

Nama :
Kota domisili :
Akun twitter :
Link share info giveaway :
Jawaban :

Menurutmu, saat jatuh cinta dan memutuskan untuk hidup berdua dengan kekasihmu, hal apa yang wajib kamu ketahui darinya? Wajahnya? Pekerjaannya? Status? Atau apa? *feel free untuk berpendapat

Note :
* adalah persyaratan wajib
** adalah persyaratan opsional.

Boleh dilakukan, boleh tidak. Giveaway ini berlangsung sejak blogpost ini tayang hingga 30 September 2016, pukul 24.00 WIB. Pemenang akan diumumkan paling lambat 2 hari setelah penutupan giveaway, via blogpost di Ketimpuk Buku dan via media sosial empu Ketimpuk Buku. Pemenang dipilih berdasarkan jawaban yang paling ‘nendang’.

Good luck!




Pengumuman Pemenang


Selamat untuk ..


@gemaulani



Sila kirim data diri dan alamat lengkap ke intankamala@gmail.com ya. Jangan kapok buat ikutan giveaway di sini ya, Ketimpukers.

See you! :D

 

22 komentar

  1. Nama: Elsita F. Mokodompit
    Domisili: Gorontalo
    Link share: https://twitter.com/sitasiska95/status/779622067469586434
    Jawaban: menurutku semua opsi yang kakak sebutkan di atas kita wajib tau. Pertama, Wajah. Kita akan tinggal seatap dan hidup berdua, berjanji selalu sama2, gimana bisa kita nggak tau wajahnya? Gimana kita mau berbakti kalau rupanya kita nggak pernah lihat? Memang fisik bukan ukuran tapi kalo kita nggak kenal wajahnya bisa bisa nanti kita salah berbakti. Salah orang kan nggak lucu. Atau saat udah nikah kita jadi nggak cinta lagi krn wajahnya nggak sesuai ekspektasi, bahaya kan kalo nanti ada pembatalan nikah hanya karena masalah wajah? Pekerjaan jelaa harus tau. Gimaba kalau ternyata suami kita bekerja sebagai perampok atau pembunuh bayaran? Aku mgkn kedengeran keseringan nonton film action tp setiap kemungkinan selalu ada. Kalau kita nggak tau, nanti kita jg akan terseret. Entah terseret hal yg nggak baik, merugikan, atau membuat kita harus menanggung resiko atas hal yang nggak kita perbuat. Status? Itu penting. Gimana kalau ternyata kita nikah sama org yg sudah menikah dan beranak tiga? Menurtku seluruh aspek kehidupan pasangan kita wajib kita tahu. Keluarganya, sifat, sikap, pekerjaan bahkan mungkin beberapa masa lalunya ada yang harus diceritakan pada kita. Namanya menikah kita wjib menjadi transparan terhadap pasangan karena dasar utamanya itu kejujuran dan saling percaya.

    BalasHapus
  2. Nama : Selvia Sari R.
    Kota domisili : Malang
    Akun twitter : @vyselvia
    Link share info giveaway : https://twitter.com/vyselvia/status/779642752057225217
    Jawaban :
    Kalau wajah nggak menuntut harus setampan Lee Min Ho.
    Yang wajib aku ketahui dari pasangan sih sifat asli dia.
    Soalnya kalau masih dalam hawa-hawa jatuh cinta ataupun PDKT, dia-nya masih manis manis gitu. Sifat yang lainnya biasanya masih ditutupi.
    Kali aja contoh, dia orangnya romantis eh tau-tau orangnya tukang kentut. Ya kan harus siap menerima apa adanya diaaa :)))

    BalasHapus
  3. Cerita yang diambil dari wattpad ya? Biasanya meragukan. Tapi penasaran dengan novel ini. Apalagi ternyata buku ini diterbitkan bukan oleh penerbit besar. Hasilnya gimana ya? Mau..

    Nama: Hapudin
    Domisili: Cirebon
    Twitter: @adindilla
    Share: https://twitter.com/adindilla/status/779672137883725825

    Jawaban: Semuanya. Wajah, keluarga, kepribadian, dan masih banyak lagi. Hidup berdua, menyatukan perbedaan dari 2 manusia, bukan sedang main-main. Memutuskan bersama (menikah) bukan sekedar 2 orang itu saja. Tapi menyatukan 2 keluarga besar.Sebisa mungkin, di depan harus tidak ada pernyataan, "kok saya baru tahu ya!"

    BalasHapus
  4. Nama: Rohaenah
    Kota domisili: Jakarta
    Akun twitter: @rohaenah1
    Link share info giveaway: https://mobile.twitter.com/rohaenah1
    Jawaban: maksud hidup berdua disini menikah kan kak??
    Yang paling pertama harus diketahui adalah agamanya,karena bagi saya itu adalah syarat mutlak yg ngga bisa ditawar dan diganggu gugat. Pastinya dia harus memiliki akhlak yg baik agar bisa menjadi kepala rumah tangga yg baik dan bertanggungjawab.
    Yg kedua adalah statusnya,harus single alias bukan suami orang,hehe...kan ngga lucu kalo ntar udah nikah baru ketauan dia udah punya istri,duh *sakitnya tuh disini*
    Ketiga adalah pekerjaannya. Harus punya penghasilan tetap,jangan sampai kita nikah ama pengangguran. Ngga papa deh dibilang cewek matre,helowwwww hari gini segala hal pake duit๐Ÿ‘
    Diluar semua itu kalo urusan wajah pastinya keliatan duluan dong,karena aku cewek jadi wajahnya harus cowok asli๐Ÿ‘Œ. Maunya sih yg ganteng๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  5. Nama : Herva Yulyanti
    Kota domisili : Cimahi
    Akun twitter : @hervayulyanti
    Link share info giveaway : https://twitter.com/hervayulyanti/status/779717254070099969
    Jawaban : Secara pribadi si saya lihat dari wajahnya dulu setelah itu statusnya diusahakan masih single kemudian keluarganya barulah kerjaannya. Mungkin karena persepsi saya memilih untuk selamanya makanya ga mau asal2an jadi mesti jelas bibit bebet dan bobotnya :) demikian yang wajib saya ketahui dalam menyeleksi seorang kekasih

    BalasHapus
  6. Nama : Zahra Shafa
    Kota domisili : Denpasar
    Akun twitter : @zahrasf_
    Link share info giveaway : https://twitter.com/zahrasf_/status/779952492498948096

    Wajah itu pasti ya, bukan untuk menilai dia ganteng atau ngga, tapi aku harus tau rupanya seperti apa. Terus, status juga penting karena aku nggak mau sama cowok yang lagi berkomitmen dengan yang lain, dan terakhir aku wajib tau dia beneran serius & sayang sama aku atau ngga (HEHEHE) yang ini emang yang paling penting sih menurutku.

    BalasHapus
  7. Nama : Rinita
    Kota domisili : Kediri
    Akun twitter : @Rinitavyy
    Link share info giveaway : https://mobile.twitter.com/RinitAvyy/status/779974781714046976?p=v

    Agama, Sifat dan Keluargnya. Aku hanya butuh tiga itu saja yang paling utama aku ketahui lebih lanjut. Kalau masalah pekerjaannya apa? Gajinya berapa? Kaya atau enggak?, buatku itu bukan persoalan wajib dan tergolong sesuatu yg sunah, karena masalah materi dan kekayaan itu kan masih bisa di cari bersama-sama nanti setelah menikah. (kalaupun hal itu ada di 'dia' setelah yg tiga terpenuhi, ku anggap itu bonus/rezeki dari Allah :) )

    Mengapa aku perlu tiga hal yang harus ku ketahui?
    Satu: Agama. aku dan dia harus memiliki keyakinan sama, yg artinya itu akan membuat pemikiran kami sejalan sekaligus mempermudah kami dalam menjalankan ibadah bersama-sama, dan melakukan rutinitas sehari-harinya nanti.
    Dua: Sifat. Aku harus mengetahuinya terlebih dahulu karakternya, kalaupun sudah tahu, kan aku bisa tahu mana hal yg 'dia' sukai dan tdk sukai. Tidak hanya itu, melainkan aku juga akan menyeimbangi segala karakternya sebisa ku supaya kami dapat menjadi pasangan yg ideal. (Karena Aku percaya bahwa, sepasang kekasih Ideal pun memiliki kekurangan dan kelebihan di balik kecocokan mereka berdua).
    Tiga: Keluarga. Mengetahui latar belakang keluarganya sangatlah penting. Bukan masalah tinggi-rendah derajatnya, melaikan masalahnya, Apakah keluarganya (orangtua) telah merestuimu menikah dengan anaknya? Nah itu dia, Restu dari keluarga (terutama orangtuanya juga orang tua ku) sangat harus aku dapatkan atau ku ketahui terlebih dahulu jika ingin mengikat tali silaturahmi 'ini' menjadi lebih erat lagi. Supaya kami bisa menjadi keluarga sakinah mawardah dan warohmah nantinya. (Aku pernah dengar dalam suatu hadist, bahwa restu kedua orang tua sama dengan restu dari Allah SWT).

    BalasHapus
  8. Nama: AInhy Edelweiss
    Twitter: @PrinceesAsuna
    Link share: https://mobile.twitter.com/PrinceesAsuna/status/780032169058054144
    domisili: Makassar

    jawaban:
    Sebenernya banyak hal yang ingin aku ketahui saat jatuh cinta dengan seseorang apalagi memutuskan untuk hidup bersama, hal pertama yang perlu aku tahu adalah statusnya, ini yang paling krusial menurutku, aku harus tau apakah dia udah berkeluarga, sudah tunangan, atau malah duda. heheh aku nggak mau saat setelah punya perasaan terlalu dalam ma dia ternyata statusnya tidak sesuai dengan keinginanku, singgle dan bukan duda. haha
    kedua, aku perlu tahu sifat dan karakter dia. kalau orangnya membosankan tentu saja aku nggak bisa hidup bersama, bisa jadi hubungan kami datar dan membosankan karena aku tipe pendiam.
    Itu aja dulu, hehehe intinya dua hal di atas yang paling utama untuk aku tahu saat jatuh cinta.

    BalasHapus
  9. Nama : Heni Susanti
    Kota domisili :Pati - Jawa Tengah
    Akun twitter : @hensus91
    Link share info giveaway : https://twitter.com/hensus91/status/780203738715688964
    Jawaban :

    Kalau hidup berdua/menikah dengan seseorang tentu hal-hal yang wajib diketahui dari dirinya adalah agama - seiman kan syarat wajib :D, orangtua/keluarga/asal usul - karena menikah kan berarti menyatukan dua keluarga dan aku menjadi anak dari keluarganya, masa gak kenal?, status - jelas, aku nggak mau jadi madu wanita lain, aku harus menjadi satu-satunya :D, sifat dan kepribadian - jadi nanti aku bisa memahami, mengerti dan menyesuaikan diri dengannya.

    Itu saja sih yang paling wajib, kalau pekerjaan, wajah dan penampilan, itu faktor pendukung :D

    BalasHapus
  10. Nama : Humaira
    Kota domisili : Purwakarta
    Akun twitter : @RaaChoco
    Link share info giveaway : https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/780211910792798208?p=v



    Menurutmu, saat jatuh cinta dan memutuskan untuk hidup berdua dengan kekasihmu, hal apa yang wajib kamu ketahui darinya? Wajahnya? Pekerjaannya? Status? Atau apa? *feel free untuk berpendapat


    Kami satu iman, sama-sama single, keluarga dan tentunya perasaannya juga kecocokan, itu saja. Saat jatuh cinta, rupa dan pekerjaan menjadi urutan kesekian meski tak bisa dipungkiri hal tersebut sering dijadikan pertimbangan.


    Yang utama :
    »» Kami memiliki keyakinan yang sama. Tentu saja hal ini menjadi dasar utama sebelum menjalin hubungan, meski sering kali cinta itu buta. Hal ini ditakutkan dapat menjadi konflik di kemudian hari.

    »» Sama-sama single. Pastinya agar tidak ada pihak yang tersakiti dan disakiti saat kami baru akan memulai dan ketika menjalaninya.

    »» Keluarga. Selain untuk saling mengenal, keluarga dibutuhkan untuk kelancaran dan kelanjutan hubungan (dalam hal ini pernikahan). Restu dan do'a mereka sangat berarti bagi setiap pasangan yang akan menikah. Menikah bukan hanya menyatukan 2 insan dan 2 hati saja, tapi menyatukan 2 keluarga besar.

    »» Perasaan. Pastinya semua orang menginginkan hal serupa, hidup bersama orang yang dicintainya. Tidak mungkin juga bersama saat tak ada rasa itu atau hanya salah satunya saja, karna jika cinta maka membutuhkan. Dan cinta adalah kata lain dari saling membutuhkan.

    »» Kecocokan. Tidak mungkin 2 orang memilih hidup bersama/menikah jika tidak memiliki kecocokan.


    Faktor lain :
    * Pekerjaannya apa saja selama itu halal. Harus mengetahui wajahnya bukan karena harus mempertimbangkan sebagus apa rupanya, tapi segala perkenalan dimulai sejak bertatap muka.

    BalasHapus
  11. Nama : Mifta Rizky Wiratnasari
    Kota domisili : Gresik - Jatim
    Akun twitter : @keyminoz
    Link share info giveaway : https://twitter.com/keyminoz/status/780272400868847616

    Jawaban : Punya kekasih berwajah ganteng dengan pekerjaan yg menjanjikan siapa yg nggak mau tapi ketika memutuskan untuk hidup berdua/nikah dengan kekasih syarat pertama tentu harus dan wajib seagama, karena dalam agama saya menikah dengan orang yg berbeda agama hukumnya adalah zina tentu termasuk dosa besar. Syarat kedua tentu saja status, karena saya tidak mau dan menolak kalau status kekasih saya itu suami orang, merusak rumah tangga orang lain itu nanti akan kena karmanya sediri, dia harus benar-benar single kalau memang mau serius dengan saya.

    BalasHapus
  12. mariyam
    surabaya
    @mariyam_elf
    https://twitter.com/mariyam_elf/status/780303523569291264

    yg paling penting itu sifatnya, kepribadiannya. karena klo gak tau sifat dan kepribadian bisa" pas menikah klo lgi berantem mlah berbahaya. kan gak tau gimna sifat aslinya dia, yg ada mlah berujung pda pertengkaran yg berlarut. kalo tau sifat dan kepribadiannya kan klo ada maslah pasti bisa menyelesaikan breng", tnpa adanya prtengkaran yg brlarut".

    BalasHapus
  13. Nama : Tri
    Twitter : @tewtri
    Domisili : Ciamis
    Link Share : https://mobile.twitter.com/tewtri/status/780352919333801984

    Keburukannya. Oke, tidak ada manusia yang sempurna, klise. Tapi, di saat kami memutuskan untuk hidup bersama, membangun komitmen tujuannya kan jangka panjang. Setidaknya saya harus tau dulu keburukan apa yang dimiliki calon pasangan saya. Apa dia emosian, cuek terhadap orang lain atau bahkan kasar. Nah, bagi saya ini penting. Jika, menurut saya keburukannya itu masih dalam tahap yang saya bisa maklumi dan bisa saya handle it's oke kita jalani komitmennya. Kalau saya merasa tidak sanggup alangkah amannya kalau tak usah dilanjutkan. So, ini yang wajib saya tau disamping latar belakang kehidupannya, masa lalunya, keluarganya dan tentu finansialnya karena sekali lagi, hidup bersama bukan perkara sederhana dan mudah saya harus benar-benar kenal dan yakin dulu.

    BalasHapus
  14. Nama : Deria Anggraini
    Domisili : Jakarta Pusat
    Twitter : @deriaanggraini_
    Link share : https://mobile.twitter.com/DeriaAnggraini_/status/780694307497910273?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C7801090380

    Jawaban :
    Yg perlu diketaui itu hatinya eaaa wkwk karna kita perlu tau apa dia bener2 sayang sama kita, bener2 ingin menjalani kehidupan bersama dgn kita, apakah bener2 yakin kita pasangan yg tepat untuk dia. Karena percuma aja sebuah pernikahan kalau dianya nggak bener2 sayang, nggak bener2 pgn hidup bareng kita, dan nggak yakin sama kita

    BalasHapus
  15. Nama : Aulia
    Kota domisili : Serang
    Akun twitter : @nunaalia
    Link share info giveaway : https://twitter.com/nunaalia/status/780704801407533057

    Menurutmu, saat jatuh cinta dan memutuskan untuk hidup berdua dengan kekasihmu, hal apa yang wajib kamu ketahui darinya? Wajahnya? Pekerjaannya? Status? Atau apa?

    Menurutku semua hal tentang orang yang akan menjadi pasanganku harus aku ketahui, dari wajah, kepribadiannya, status, latar keluarganya, pekerjaan, bahkan lingkungan pergaulannya dalam hal ini teman-temannya pun harus aku kenal.
    Ketika memutuskan bersama seseorang dan menikah, mengenal pribadi masing-masing adalah hal yang wajar, karena seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Mengetahui hal tersebut pun akan menentukan apakah kita akan merasa nyaman bersamanya atau tidak. Dan itu yang akan menentukan keputusan kita untuk hidup bersama seseorang dan menghabiskan waktu hingga akhir hayat bersamanya.

    BalasHapus
  16. Nama: A'imatul Latifah
    Kota domisili: Tuban
    Akun twitter: @Aim_La27
    Link share: https://mobile.twitter.com/Aim_La27/status/780981837115949057?p=v

    Menurut aku hal yang pertama wajib di ketahui sebelum memutuskan untuk hidup bersama adalah status. Knp? Karena status adalah salah satu hal yang mendasar yang harus kita tau sebelum wajah. Gak lucu kan, kalau setelah kita menikah dan kita baru tahu kalau kekasih kita sudah berstatus suami orang lain atau malah sudah pernah menikah alias duda. Bukankah cinta itu soal kenyamanan? Jadi menurut aku sebelum kita melangkah jauh hal pertama adalah mengetahui status baru wajah. Apa sih pengaruh wajah kalau kita udah nyaman? Sejelek apapun seburuk apapun kalau udah nyaman pasti akan terlihat sempurna dan membahagiakan.

    BalasHapus
  17. Nama: Retno Maulidiyah
    Domisilin: Jember, Jatim
    Twitter:@retnomauli08
    Link share: https://twitter.com/retnomauli08/status/781020256215109632

    Jawaban:kalo aku sih hal pertama yg harus diketahui itu sifatnya. Bagaimana dia memperlakukan kita ntk swktu tinggal breng baik kah atau buruk kah.. kalo sifatnya buruk mah ogah ya tinggal breng apalagi main tangan. Yang penting tahu dulu sifat aslinya, masalah wajah atau pekerjaannya masih bisa lah ditoleransi.

    BalasHapus
  18. Bintang Maharani
    Palembang, SumSel
    @btgmr
    https://twitter.com/btgmr/status/781116642331951105

    Sebelum melangkah ke pelaminan, hal-hal yang wajib saya ketahui dari si dia adalah...

    1. Agama. Bagi saya adalah hal yang tidak bisa ditawar menawar. Tentu harus seiman karena saya butuh imam dalam rumah tangga yang akan saya jalani.

    2. Pekerjaan & hartanya. Sebagai perempuan, tentunya saya mau lelaki yang punya pekerjaan tetap dan memberi kelayakan hidup. Makanya dia harus punya pekerjaan. Kerja apa? Di mana? Sebagai apa? Ngapain aja? Selain itu, soal hartanya pun saya harus tahu dia dapat semua itu dari mana? Saya nggak mau kalau dia punya kerjaan ilegal atau side job yang di luar jalur. Saya nggak mau makan uang haram. Dan sebagai calon istri, saya berhak untuk tahu dia dapat uang penghasilan itu dari mana karena nanti sayalah yang akan mengelolanya untuk kebutuhan kami sehari-hari.

    3. Single alias bukan suami orang. Karena kalau statusnya masih suami orang, bisa panjang urusannya dengan pihak istri dan mertuanya. Orang pun bisa cap saya yang tidak-tidak, padahal saya tidak ada maksud mau rebut suami orang.

    4. Ketampanan & kebersihan. Ini juga salah satu faktor penting sih. Soal ketampanan, itu relatif ya, yang penting dia masih enak dipandang bagi saya. Tapi dia harus bersih dan wangi. Meski pun dia single, kaya, agamanya baik, tapi kalau penampilannya malah nggak terurus dan bau badan, bagaimana saya bisa nyaman mencintainya dengan sepenuh jiwa dan raga? Karena salah satu tujuan menikah adalah membawa ketentraman pada hati kita.

    5. Lelaki tulen! Wah, yang ini benar-benar harus dipastikan nih. Saya nggak mau kalau sampai kejadian juga seperti kasus-kasus yang ada di media bahwa mereka tidak menyadari kalau suami/istri yang mereka nikahi itu ternyata lelaki/wanita jadi-jadian. Kan ngeri... :(

    BalasHapus
  19. Nama : Gilang Maulani
    Domisili : Bandung
    Twitter : @gemaulani
    Link share giveaway : https://twitter.com/gemaulani/status/781736163019063296
    Jawaban :
    1. Wajahnya, ya namanya juga mau hidup bersama. Masa nggak tau wajahnya. Kan terlalu.

    2. Keyakinan harus sama. Biar dia bisa jadi imam dalam keluarga.

    3. Statusnya, single boleh, duda boleh, single parent juga okelah kalau emang jodoh ya mau digimanain. Asal jangan statusnya masih suami orang aja.

    4. Pekerjaannya. Ya, karena laki-laki itu jabatannya adalah kepala keluarga. Jadi calon suami harus punya kerja, supaya bisa menafkahi keluarganya. Dan harus halal.

    5. Sifat dan kebiasaannya, ini memang agak susah sih. Biasanya kan kalau masih proses saling mengenal keluarnya yang baik-baiknya aja. Tapi minimal harus sudah tahu kebiasaannya.

    6. Keluarganya, hidup bersama pujaan hati dalam ikatan pernikahan itu bukan tentang aku sama dia aja. Tapi antara dua keluarga.

    BalasHapus
  20. Nama : esti
    Kota domisili : mojokerto
    Akun twitter : @estiyuliastri
    Link share : https://twitter.com/estiyuliastri/status/781762017765928961

    Jawaban : 
    Hal wajib yg harus diketahui? Status. Single, dan ini syarat Mutlak. Tujuannya? Jangan sampai kita jadi PHO, alias perusak hubungan orang ๐Ÿ˜‚ Apalagi jadi perusak rumah tangga orang, neraka balasannya.

    Ada wajib berati ada sunah dong. Ye kan?
    Hal sunah yg harus diketahui:
    Calon pasangan punya penyakit/punya keturunan penyakit apa aja. Dengan cara: Cek laborat lengkap sebelum kita menikah.
    Kedengarannya sepele, tapi menurutku hal ini amat sangat penting. Tujuannya? Berusaha memutus mata rantai penyakit, agar punya keturunan anak cucu yg hidupnya bisa lebih sehat ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  21. Nama: Ana Bahtera
    Domisili: Aceh
    Twitter: @anabahtera
    Link share: https://twitter.com/anabahtera/status/781859977614888960
    Jawaban:
    Hal yang wajib diketahui?
    Keyakinan akan agamanya. Mencari yang sama keyakinan memang gampang, tapi untuk mendapatkan seseorang yang yakin dan teguh akan apa yang diyakininya adalah hal yang perlu untuk diketahui. Bagaimana dia menghargai keyakinannya sendiri akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan bersama nantinya dan harus tau bagaimana ia membawa dan menjalani keyakinannya selama ini.

    BalasHapus
  22. Rini Cipta Rahayu
    Karangasem, Bali
    @rinicipta
    https://twitter.com/RiniCipta/status/781866726040502272

    Memutuskan untuk menikah merupakan salah satu keputusan terbesar yang diambil seseorang dalam hidupnya. Menikah adalah keputusan yang berani, karena nggak semua orang bisa beradaptasi dengan orang baru, apalagi kalau baru dikenal. Bayangkan aja deh, pacar kita adalah anak orang lain, mungkin sama sekali nggak ada hubungan darah dengan kita. Sebelum mengenalnya kita nggak pernah tau dia seperti apa. Hal yang paling penting yang wajib diketahui adalah karakter pasangan secara murni, tanpa terpengaruh oleh apapun. Karakter ini menjadi salah satu faktor penting yang berhubungan dengan kecocokan kita. Memang sih dalam berumah tangga, secara nggak langsung kita belajar untuk toleransi dan nggak egois, tapi tetap saja sifat yang sangat bertolak belakang akan tidak baik untuk keberlangsungan hubungan. Jika visi misi dan pemahaman terhadap diri pasangan udah nggak match menurutku kemungkinan untuk hidup damai dan bahagia juga semakin berkurang. Pernikahan itu ikatan seumur hidup, diupayakan satu untuk selamanya jadi poin pentingnya adalah kita mengenali dia secara utuh. Baik dari karakter, kepribadiannya lalu lingkungan sekitarnya.

    BalasHapus