(Blog Tour + Review) Meet Lame - Christian Simamora




Review Meet Lame – Christian Simamora
 
Keterangan Buku :

Judul buku : Meet Lame
Penulis : Christian Simamora
Editor : Prisca Primasari
Designer sampul : Dwi Anissa Anindhika
Penata letak : Gita Mariana
Ilustrasi isi : Mailoor
Penerbit : Twigora
Tahun terbit : November 2015 (cetakan pertama)
ISBN : 978 – 602 – 70362 – 3 – 9
Kategori : Novel Dewasa


Tagline:

I love you.

You love her.

He kissed me.

Blurb:


Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus.

JANIEL...

Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga pernyataan cintaku itu mendorongnya untuk memutuskan Putri dan memacariku?

DANIEL...

Di hari perpisahan itu, aku melakukan sesuatu yang percuma juga untuk aku sesali. Daniel Kelvin Vincensius—itu nama panjangnya—mencuri ciuman dan keperawananku pada hari yang sama. Meninggalkan Indonesia beberapa jam kemudian. Membiarkan aku bertanya-tanya tentang arti kebersamaan singkat itu selama bertahun-tahun... sampai akhirnya aku capek sendiri.

JANIEL atau DANIEL?

Atau lebih baik nggak dua-duanya saja? Aku lagi nggak kepengen bermain-main dengan perasaan dan kebahagiaanku sendiri. Apalagi karena kamu dan aku sama-sama tahu: love hurts, love gives you pain.

You know what... FUCK LOVE! Maybe this is for the best. Sekian dan terima kasih.

Tertanda,

AKU YANG LAGI STRES SENDIRI



Takdir hidup terkadang terasa lucu. Saat kita menginginkan seseorang setengah mati, ia bukannya mendekat, malah rasanya semakin jauh. Namun saat kita sedang berusaha menepis perasaan kuat-kuat, ia malah mendekat tanpa diminta. Oh, bukan ia, tapi mereka. Karena pada kasus ‘aku’, dua cowok yang pernah ia ingini dengan sangat, tiba-tiba datang sekaligus, mengobrak-abrik perasaannya dengan kuat.

‘Masih ingat aku nggak? Aku harap kamu bilang ‘iya’ karena aku pun nggak pernah ngelupain kamu.’ - Hlm 12

Janiel Wiratama. Cowok yang pernah punya arti penting di hidup ‘aku’. Di bangku sekolah, aku hanya mampu mengekspresikan naksir dengan sebatas diam-diam memandangi Janiel dari kejauhan. Tapi cowok itu terlalu sibuk menjalin hubungan dengan sederet  cewek-cewek keren di sekolah. Posisi ‘aku’ hanya sebatas tukang bagi cemilan dan disuruh bikin tugas Geografi

Pas ketemu lagi di versi dewasa, cowok itu malah ngasih luka serupa. Setelah dengan sengaja pamer ketampanan juga keramahannya, doi ternyata udah punya pacar yang cantik banget. Membuat ‘aku’ ngerasa ga mungkin banget bisa ngalahin cewek itu. Membuat 'aku' patah hati (lagi).

“Temen gue bilang, sakitnya bukan main. Tapi mungkin itu proses yang harus dia jalani kalo mau bahagia. Jadi, dia memang nggak baik-baik saja sekarang. But she will be.” – hlm 86

Daniel Kelvin Vincensius. Sosok berengsek yang membuat ‘aku’ patah hati berat dua tahun lalu. Cowok hot yang tinggal di sebelah rumah ‘aku’ itu, mencuri ciuman pertama dan keperawanan ‘aku’, lantas bertolak ke Singapura, beberapa jam setelahnya. Meninggalkan aku yang tersiksa pertanyaan, ‘apa sebenarnya arti kebersamaan singkat mereka?’

I’m not saying you have to love me right now. Just promise me that someday ... you will. – hlm 195

Dua cowok yang sama-sama pernah disukai ‘aku’ di waktu yang berbeda seperti kompakan menyatakan diri jatuh cinta. Keduanya punya plus dan minus masing-masing. Janiel punya ketampanan yang amazing, sedangkan Daniel punya kelakuan yang hot sekaligus shit

Siapa diantara kedua cowok itu yang dipilih ‘aku’?

Pulang ke masa lalu? Atau menatap masa depan?

Karena bagi aku pribadi, mencintaimu bukan sekedar perasaan – tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya. – hlm 208

Orang yang punya waktu untuk ikut ribut dengan masalah orang lain, sebenarnya sedang menghindari keharusan mengurusi masalah diri sendiri. – hlm 217

“Dan ketika cowok benar-benar sedang jatuh cinta, tak seorang pun bisa menghentikannya.” – hlm 240


--

Wuhuuuu.. ini pertama kali baca karya bang Christian Simamora aka bang Ini. Uwooi, kemana aja? Kan udah dibilang di postingan sebelumnya kalo akika kan bari beranjak dewasa (MASA?!), jadi Meet Lame ini adalah pembuka perkenalanku dengan bang Ino. Perkenalan yang memikat. Setelah ini aku pastikan akan memburu karya-karya abang kece satu ini.

Tema Meet Lame sebenarnya klasik, yakni tentang cinta segitiga. Namun berhasil dikemas dengan lebih kekinian dan sama sekali nggak membosankan, juga nggak mudah ditebak. Umm, sebenarnya sebelum nyampe ending, aku nggak bisa nebak siapa yang mendampingi ‘aku’, karena bang Ino begitu pandai berlaku adil pada Janiel dan Daniel. Keduanya dapat porsi kedekatan seimbang dengan ‘aku’.

Eh dari tadi kok nyebut ‘aku’ ‘aku’ mulu sih?

Iya, kan tokoh utama di Meet Lame ini gak dikasih nama, bahkan sampe ending. Unik yes? Jadi tantangan tersendiri juga loh, gimana penulis bisa ‘ngejaga rahasia’ siapa nama si ‘aku’ ini sampai cerita berakhir. Tenang, nggak bakal terlihat (terbaca) aneh atau terkesan dipaksakan kok, malah jadi makin seru. Kita kayak ngebaca kisah hidup orang yang gak kita tau namanya, tapi terasa dekat.

‘Aku’ digambarkan punya karakter heboh mendekati lebay, gampang dibikin melting (sama cowok yang pernah punya sejarah sama dia sih), ekspresifnya bikin ngakak berkali-kali. Cewek model begini, menurut aku (menurut aku loh ya) emang lovable dan gak gampang dilupakan. Meski fisikly ‘aku’ kalah cantik, kalah langsing dan kalah-kalah lainnya sama sederet mantan Janiel, tapi dimana-mana cewek yang bisa bikin ketawa ngakak emang selalu ngangenin kan? Nggak heran kalo ‘aku’ akhirnya diperebutkan dua cowok kece.

Perubahan karakter cukup terasa untuk tokoh ‘aku’ seiring cerita. Dia yang pecicilan, cenderung udah lebih tenang menjelang cerita berakhir. Aku juga makin suka karakternya yang lebih wise. Membaik dan makin lovable.

Eh btw, siapa yang sering belanja online? Lalu disapa “jadi ordernya sis?” :D

Nah, ‘aku’ ini punya profesi sebagai pedagang fashion online. Kita bakal disapa dengan hal-hal ‘real’ yang kerap terjadi di dunia jual beli lewat akses sosial media ini.  Tentang pembeli yang suka nanya tanpa baca keterangan barang lah, tentang pembeli yang nuduh online shopnya penipu, yang nelponin terussepanjang hari. Pokoknya semua tergambar secara real dan bikin mesem-mesem sendiri. Waiyaa .. aku juga rempong kalo lagi belanja online, kasian empu olshopnya. hihi

Ini bisa juga loh jadi inspirasi buat kamu-kamu yang pengen buka usaha jualan online. Janiel aja berguru sama ‘aku’ loh. :D

Alur cerita Meet Lame ini maju mundur. Kita bakal menengok kisah ‘aku’ dan Janiel di masa SMA. Dan banyak juga hal konyol yang wajib kamu nikmati sendiri. Nggak seru dong kalo aku bocorin. Yang jelas, aku saranin, mending baca Meet Lame di kamar aja. Biar bisa ngikik-ngikik sepuasnya. Ohiya, adegan-adegan ehem di sini juga nggak begitu bikin kipas-kipas kok. Don’t worry!

Tapi kalo kamu belum cukup umur, mending bacanya ditunda sampe beberapa tahun lagi *hayo cek KTP sanaaah!

Kita juga bakal diajak bernostalgia dengan masa lalu ‘aku’ dan Daniel. Tapi yang lebih kuat tergambar sih si Daniel-nya ini berengsek. Cerita indah main hujan berdua di masa kecil, nggak imbang banget sama kesalahan Daniel ke si ‘aku’ saat gede. Kalo Meet Lame bisa ditebalin, aku pengen request bagian ‘aku’ dan Daniel di masa muda dibanyakin ya bang Ino. Hehee ..

Kalo aku lebih suka siapa dong? Janiel atau Daniel?

DANIEL dong.

Kenapa? Aku suka tipe-tipe bad boy macam ini. Hot! Umm eh maksudnya, bikin penasaran dan lebih seru. Ada kepuasan yang nggak terkira saat bisa bikin tipe macam ini bertekuk lutut *dih, kok kayak pengalaman banget sama bad boy gitu yak Ntan :p

Untuk pesan moralnya sendiri yang aku tangkap lebih ke ‘santai menghadapi naik turunnya kejutan semesta’. Bisa jadi cowok yang begitu kita kagumi kemarin hari, hari ini malah datang sendiri. Bisa jadi zaman dulu kita seolah-olah nggak kasatmata, ditinggalin, hati dipatah-patahin, tapi esok lusa, kebahagiaan malah menyergap kita dalam jumlah yang nggak sedikit.

Yang jelas, jangan pernah rendah diri karena fisik kita yang barangkali nggak semulus, sebening, selangsing cewek lain. Percaya deh, suka karena fisik emang mudah datang, tapi juga mudah pergi. Bayangin kalo kamu jatuh cinta sama karakternya yang asoii ((asoii hiihi), pasti rasa suka bakal awet, mengendap jadi cinta yang abadi.

Oh iya satu lagi, kalo kata bang Ino, dia pengen ngasih tau kalo Meet Lame ini bertujuan buat menyadarkan pembaca, ada orang-orang yang ditakdirkan kita cintai, tapi nggak buat dimiliki. Hiks, endingnya sukses bikin makjleb deh. Mata aku berkaca-kaca dan ngerasa iba juga sama salah satu tokoh. :(

Ish udah jangan ikutan baper. 3 jam lagi bakal ada giveaway Meet Lame. Jadiiii.. buat yang pengen dapetin 1 eks Meet Lame, tungguin postingan berikutnya yuuuu..


Udah nih reviewnya?


Aku kasih sedikit bocoran tambahan tentang Meet lame deh..


Penasaran kan kan kan?

Eh ini beneran udah reviewnya? Nyahahaa..






Nggak lah becanda. Ada satu bagian yang buatku nggak kalah krusial. Yap, foto bareng bukunya. Paling demen deh kalo disuruh foto-foto. Meski kali ini ditantangin buat niru foto ini



Dan ini versi aku


Ada versi pegang kipas jugak hihii



Niat banget lah pokoknya foto di sini. Bela-belain beberapa tetes darah dihisap sama nyamuk pantai yang kelaparan. Yahuuu.. pokoke kalo disuruh narsis manis mah Intan anaknya paling betah. Wkwkw





Aku juga ngambil beberapa foto tambahan. Sayang aja jee udah jauh-jauh ke pantai juga.

Okeh. Cukup buat postingan review, 3 jam lagi aku bakal share info giveawaynya. Jangan kemana-mana, i’ll be back, Ketimpukers! :D



List host blog tour Meet Lame :
15 Desember: Rizky Mirgawati : http://rizkymirgawati.blogspot.com/ 
16 Desember: Afifah Mazaya :  http://www.theladybooks.com 
17 Desember: Sri Sulistyowati : http://www.kubikelromance.com/ 
18 Desember: Intan Novriza Kamala Sari : http://www.ketimpukbuku.com/ (Kamu sedang di sini)
19 Desember: Asri Rahayu MS : http://peekthebook.blogspot.co.id 

20 Desember: Ariansyah : http://ariansyahabo.blogspot.co.id 
21 Desember: Oktabri Erwandra : https://setopleskata.wordpress.com/ 
22 Desember: Anastasia Cynthia Tanawi : https://janebookienary.wordpress.com/ 
23 Desember: Aya Murning : http://www.murniaya.wordpress.com 
24 Desember: Shen Meileng : http://thecutegeek.blogspot.co.id 

26 Desember: Nurina Widiani : http://kendengpanali.blogspot.co.id 
27 Desember: April Silalahi : https://duniakecilprili.blogspot.co.id/ 
28 Desember: Nama: Eva Sri Rahayu : https://tamanbermaindropdeadfred.wordpress.com/ 
29 Desember: Rany Dwi Tanti : http://mizukeume.blogspot.co.id 
30 Desember: Tri Indah Permatasari : http://utsukijurnal.blogspot.com


25 komentar:

  1. hot sekaligus shit.... :v Daniel tega bener ninggalin setelah beberapa jam sebelumnya main2 nidurin 'aku'. #cowok_brengsek
    etapi nampak nih kl Daniel bukan? yg akhirnya dipilih 'aku'. Kalau Janiel adalah cowok yg dulunya jadi cinta diam-diam atau bertepuk tangannya 'aku' bisa terlupakan dengan munculnya Daniel si cowok ke dua yang mengambil hati dan dapat bonus keperawanan pula. Yah jelas si paling brengsek tapi beruntung ini Daniel yang nggak mungkin bakal dilupain 'aku'. :3

    BalasHapus
  2. di mana-mana yang dikejar ya bad boy yang good boy di kemanain nih kak? ehehehe aku juga sukanya sama bad boy sih mantanku bisa dibilang bad boy juga. Gebetan sekarang juga bad boy, namanya juga sama kayak salah satu karakter di novel meet lame lagi. Aku ketawa-ketawa sendiri baca review ini sambil nunjuk-nunjuk hape 'beneran nih? Mirip banget sama dia! Ini dia banget nih! Searasa buku ini memang ditujukan untuk saya LOL

    BalasHapus
  3. Wuiih...makin ngiler kena icip reviewnya. Pengen banget baca novel ini. Pengen ngerasain di rebutin sama Daniel yg hot and Janiel yang Oh My God...

    BalasHapus
  4. Kayanya kalau daniel kmvrt banget tapi kalau janiel agak beracun-_- pilihan yang sulit

    BalasHapus
  5. Waduh! Kok ide penulisannya ubik gitu ya! Lalu si Aku ini siapaaaaaaa? Aku udah pernah baca buku Bang Ino. Tapi tulisan lamaaaaa banget. Kayanya cerita ini menarik juga! >_<

    BalasHapus
  6. Daniel / Janiel? Bad Boy / Good Boy yang ngga peka-peka?
    Pilihan yang sulit sepertinya. Perlu sholat Istikhoroh ini mah.

    Review-nya ciamik, mengundang sekali....

    BalasHapus
  7. Novel yang berbeda dgn novel lainnya...penasaran dgn tokoh "Aku" hingga ending tidak disebutkan namanya

    BalasHapus
  8. Sejauh ini paling suka foto kak Intan, niat banget. Haha.. aku ngikutin semua blogtournya jadi tau semua pose-posenya yang sudah-sudah. XD
    malah banyak bonus fotony lagi ya.. ^^

    BalasHapus
  9. yaampun sampe terpesonanya sama foto pose kak Intan jadi lupa ngomentarin tentang buku ini. XD
    Udah yang keempat kalinya baca review dan makin penasaran sama Meet Lame.
    Kok cowok-cowoknya macem bad boys semua ya... Siapa ya yg dipilih si tokoh aku...

    BalasHapus
  10. Asiknya baca review-review blogtour ini jadinya pada salah fokus sama foto-foto model dadakan xD

    BalasHapus
  11. Hahaha, reviewnya jadi bikin semangat buat dapetin karya bang Ino ini. Dan ternyata karakter "aku" itu bukan cewek yang maha sempurna ya ? Aku pikir fisiknya cantik, langsing, tinggi, mulus dan apapun yang membuat cowok takluk. Tapi ternyata dia cewek biasa yang punya daya tarik sendiri sampai bikin 2 cowok memperebutkannya :)

    BalasHapus
  12. MAkin penasaran sam endingnya deeehh :'( :'(

    BalasHapus
  13. makin kesini aku makin tertarik buat baca novel "Meet Lame" aku ingin melihat gimana bang ino menggambarkan tokoh "Aku" di novel ini. apakan feel-nya beneran dapettt? huh! semoga saja aku menangg(:

    BalasHapus
  14. ternyata si cewek antara daniel dan janiel emang "aku" namanya ^^.. sempat bingung soalnya, nih nama ceweknya siapaa gitu..

    BalasHapus
  15. Aku bingung masaaaa. Mau komen apaan. Soalnya pas baca review kayak baca cerita, ngalir gitu aja ikutin, eh tau-tau harus kasih komen ya... Yauda ding.
    Di review ini, fokus ke semuanya. Dan oh... Aku kira si "aku" ini cewek yang jaim atau lebih tepatnya sempurna (dideketin 2cowok ganteng pok) taunya punya humor tinggi. Salah tebak ternyata>.< duh... Yang brewokan siapa sih? Kok naksir berat sama yang itu ya... Selalu ngebayangin zain jadinya *salah fokus* Jadi sebenarnya ini suprise ending gitu? Ngga ketebak banget? Wow. Sudah bikin tokoh "aku" tanpa nama dan juga suprise ending... Sukses lah memainkan perasaan pembaca.

    BalasHapus
  16. Aku bingung masaaaa. Mau komen apaan. Soalnya pas baca review kayak baca cerita, ngalir gitu aja ikutin, eh tau-tau harus kasih komen ya... Yauda ding.
    Di review ini, fokus ke semuanya. Dan oh... Aku kira si "aku" ini cewek yang jaim atau lebih tepatnya sempurna (dideketin 2cowok ganteng pok) taunya punya humor tinggi. Salah tebak ternyata>.< duh... Yang brewokan siapa sih? Kok naksir berat sama yang itu ya... Selalu ngebayangin zain jadinya *salah fokus* Jadi sebenarnya ini suprise ending gitu? Ngga ketebak banget? Wow. Sudah bikin tokoh "aku" tanpa nama dan juga suprise ending... Sukses lah memainkan perasaan pembaca.

    BalasHapus
  17. mba aku malah fokus ke foto mbanya. :D
    Penasaran ama kisah Daniel dan tokoh si aku.

    BalasHapus
  18. ngeliat reviewna aja, aku udah berasa jadi 'Aku'.. gimana kalo baca bukuna langsung yak.. alamat tenggelam sampe dasar dah gegara baper jadi 'Aku'.. ahaha

    BalasHapus
  19. daniel? janiel? kalau aku jadi 'AKU' galau alamak. tapi kerennya tokoh 'aku' tetep 'aku' sampe akhir. tetep gaada namanya

    BalasHapus
  20. Membingungkan. Kudu minta petuah tuh sama Kades, Eh Hehe. Nama yang hampir sama tapi karakternya bertolakbelakang. Very interest. Loveable.

    BalasHapus
  21. harus baca diem-diem nih. takutnya dibaca adikku yang belum cukup umur !!

    BalasHapus
  22. Aku juga belum pernah nyobain karya Christian Simamora :D
    Dan baru kali ini penasaran banget pengin punya. He.. He.. Aku juga milih Daniel sih. Klo harus milih. Bad boy emang selalu menarik ya :D

    BalasHapus
  23. Aku juga belum pernah nyobain karya Christian Simamora :D
    Dan baru kali ini penasaran banget pengin punya. He.. He.. Aku juga milih Daniel sih. Klo harus milih. Bad boy emang selalu menarik ya :D

    BalasHapus
  24. Wah sama kak Inokari dan kak Atria, aku juga belum pernah baca karya Kak Christian Simamora karena mungkin aku baru saja menginjak kedewasaan. Hehehheee Aku rasa Janiel dan Daniel sama kok bad boy. Menurutkkkuuu lhooo yaaa ... Jangan ditimpuk nih kak Inokari. Review kakak selalu menarik untuk dibaca dan kejujurannya terasa bangettt. Thank you kak Inokari :)

    BalasHapus
  25. Aku selalu suka ngeliat bocoran gambar Meet Lame ini. Aku suka banget liat karakter si "Aku" disitu... elegant banget... aish, yang gambar siapa sih...?? kok manis-manis banget :D

    Btw, terima kasih Intan reviewnya ^^

    BalasHapus