Review Beautiful Mistake – Sefryana Khairil & Prisca Primasari



Review Beautiful Mistake – Sefryana Khairil & Prisca Primasari

Keterangan buku :

Judul : Beautiful Mistake
Penulis : Sefryana Khairil & Prisca Primasari
Editor : Ayuning
Proofreader : Christian Simamora
Penata letak : Dian Novitasari
Desain sampul : Dwi Annisa Anindhika
Penerbit : GagasMedia
Tahun terbit : 2012 (cetakan ketiga)
ISBN : 979 – 780 – 539 - 5
Tebal : viii + 260 hlm




Blurb 

Mencintaimu bukanlah sesuatu yang kuharapkan terjadi.

Aku tak ingin harapan datang lagi, berkunjung di hati, diam untuk beberapa waktu, lalu meninggalkanku dalam kesedihan berlipat-lipat.

Aku tahu pasti ini kesalahan yang seharusnya tidak boleh terjadi.

Tapi kau hanya memelukku tanpa suara. Menggenggam tanganku erat seolah tak ingin melepasnya lagi. Dan sebelum aku berhasil menyangkal cintamu lagi, aku menyadari kau meninggalkan sesuatu di tanganku. Sesuatu yang kukenali sebagai.. harapan.

Dan kali ini, aku ingin menggenggamnya, memilikinya sekalipun seandainya itu salah.

Sekilas tentang Beautiful Mistake ..

Dreamland (Sefrayana Khairil)

Tidak pernah ada yang tahu apa yang Tuhan mau. – hlm 5

Nadine Almaira Kamil, freelance fotografi, memilih ‘kabur’ ke Bali, menemui sahabatnya, Ambar dan Melia, setelah penantiannya selama 4 tahun berakhir sia-sia. Dirga, sosok yang dicintainya, malah memutuskan menikah dengan orang lain. Meninggalkan Nadine yang terkoyak hatinya.

Berharap bisa menyembuhkan luka hati, Nadine berkunjung ke sebuah kafe, One Love Bar namanya. Sialnya, ia malah bertemu dengan bartender tampan nan mempesona, Fajar Ananta. Niat hati ingin menyembuhkan luka, Nadine malah terperangkap jatuh cinta pada Fajar, si lelaki yang juga terjebak kepedihan masa lalu.

Semua orang seharusnya punya harapan. Punya mimpi. Soalnya, saat nggak ada lagi yang bisa diperjuangkan, kita masih punya harapan kan? – hlm 11

Bagi Nadine, menemukan dan mencintai Fajar bukan sekedar cinta pada pandangan pertama, melainkan rasa seolah sedang bercermin. Fajar yang dingin, beku dan terasa misterius, malah membuat Nadine begitu bersemangat menyalakan mimpi dan harapan di hari-hari lelaki itu.

Pantai Dreamland Bali. Salah satu lokasi di Dreamleand – Beautiful Mistake.
Sumber :  plesiryuk.com

Tuhan membiarkan kita kalah supaya kita tahu di mana letak kita salah. Supaya kita belajar berbuat benar. – hlm 33

Bebek betutu. Salah satu makanan enak khas Bali yang disebut-sebut di Dreamland – Beautiful Mistake.
Sumber : ratukuliner.com

Dalam hidup nggak ada yang mudah, tapi segala sesuatu pasti ada jalannya – kalau kita mau berusaha. – hlm 49

Sanggupkah Nadine menunggu hingga pintu hati Fajar terbuka?

Bisakah Fajar melepaskan cengkraman erat sang masa lalu?


I can’t promise you to solve all your problems, but i can promise you won’t have to face your problems alone. – hlm 83



---



Chokoreto (Prisca Primasari)


Hidup Akai Fukue aka Kai terusik saat Yuki Akihara resmi menjadi tetangganya. Bukan karena Yuki –gadis yang berprofesi sebagai penulis itu- sekaku tiang listrik, melainkan alunan piano sederhana yang dimainkan gadis itu di suatu pagi. Permainan yang seolah mengusik jiwa Kai, membangunkan mimpi terbesar yang sekian lama ia kubur.

Selama ini Kai menyibukkan diri dengan bekerja di Chokoreto, sebuah kafe minuman cokelat yang dibangun ayahnya. Chokoreto didesain sangat mirip dengan kafe Sweet Forest yang sangat terkenal di distrik Jiyugaoka.  

Kafe Sweet Forest. Sumber : www.bestpenangfood.com

Saat mengetahui bahwa Yuki terbelit dengan impiannya yang tak kunjung bergerak maju, Kai bertekad membantu gadis itu. Sayang, seperti kata ayahnya, Kai begitu pandai memberi semangat pada orang lain, namun gagal menjadi penyemangat bagi diri sendiri.

Saat ada kesempatan kedua untuk menaklukkan mimpi, akankah Kai berani meleaskan belenggu ketakutan yang menyergapnya tanpa ampun?

Sanggupkah ia meraih mimpinya sekaligus membantu Yuki bersinar?


Dan menurutku ..

Beautiful Mistake adalah karya duet penulis berbakat Indonesia, Sefryana Khairil dan Prisca Primasari. Masing-masing penulis menggarap cerita berbeda yang memiliki satu benang merah, yakni pertemuan dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama kesulitan meraih mimpi dan sama-sama terjebak dengan masa lalu.

Di Dreamland, unsur romansanya lebih kental dibanding Chokoreto yang mengambil tema utama mengenai keluarga dan impian. Memang ada juga selipan romance di Chokoreto, namun porsinya hanya sedikit, namun terasa pas. Memberi kesan hangat di ujung cerita.

Aku lebih suka yang mana?

Keduanya, baik Dreamland maupun Chokoreto mempunyai kelebihan masing-masing. Di Dreamland, aku diajak menyelami kehidupan ala bartender dan fotografer. Sedangkan di Chokoreto, aku diajak berkenalan dengan anak pemilik Chokoreto dan gadis yang berprofesi penulis.

Jadi, barangkali ini hanya perkara selera ya, aku lebih menggunggulkan Chokoreto dibanding Dreamland. Hehe. Soalnya di Chokoreto lebih greget. Aku berkali-kali dibikin ngiler dengan minuam cokelat racikan Kai. Juga gemas dengan percakapan antara Kai dan Yuki. Simple tapi manis. Sedangkan di Dreamland, detail-detail cerita terasa agak diabaikan karena cerita lebih difokuskan pada kegalauan Fajar dan kegigihan Nadine.


Beberapa minuman racikan di Chokoreto .. 

Stravinsky berrychoco : cokelat instan hangat bercampur cokelat padat dengan irisan buah-buahan berry.

Di imajinasi aku.. sumber : www.mygingergarlickitchen.com

Schubert cinnamon : cokelat dengan kayu manis

Di imajinasi aku.. sumber : hijabmodern.net

Mozart mint : cokelat dengan ekstrak mint dan potongan-potongan stroberi.

Di imajinasi aku.. sumber : www.molto.co.id

Uhh. Ngilerrr ya bok!

Di Chokoreto, aku juga jelajar bahasa Jepang sederhana..

Toosan : ayah
Kaasan : ibu
Gomen : maaf
Konichiwa : Halo
Niisan : kakak
Obasan : tante
Dame : jangan

Ada juga percakapan konyol antara Kai dengan Yuki ..

Kai : Ada apa dengan wajahmu? Tak kangen padaku?

Yuki : (Menggeram kesal) Kalau sampai aku kangen padamu, kumakan laptopku!

Kai : Kau suka laptop asam manis atau laptop saus tiram?

Nyahahaaa dih Kai :p

Ada lagi nih, Ketimpukers.


Kai : Kenapa kau memilihku menjadi karakter novel barumu? Apa karena aku begitu tampan?

Yuki : (Mendesah sebal) Karena aku ingin seperti Kai-kun

Kai :  Maksudmu kau ingin menjadi tampan sepertiku?

Pokoknya tokoh Kai jadi tokoh favoritku di Beautiful Mistake. Kehadirannya beneran bikin segar cerita. FYI, dia ini tampan, tapi ceroboh. Berbakat, tapi hobi gamang. Tapi yaa, si Kai ini anak baik banget, sayang keluarga. Lovable deh. Eh iya, satu lagi, dia ini orangnya spontan, terus suka ngegodain si Yuki dengan tampang polos. Celetukannya, isi kepalanya juga kocak *TimKai hehe


Pesan moral yang aku dapatkan dari Beautiful Mistake ..

-Kita kerap memandang masalah orang lain tak cukup berat, karena bukan kita yang mengalami dan menjalani. Kita sekedar melihat dari sudut pandang kita.

-Tindakan membully sama sekali tak baik. Bisa mengubah seseorang yang periang menjadi sedingin es. Penting banget buat bapak ibu guru, baca cerita di Beautiful Mistake ini. Ngebully murid itu nggaaaak banget!

-Jangan sampe nyiksa badan deh. Barangkali kita terobsesi pengen ngejar impian, tapi tubuh punya batas maksimal. Kelelahan yang serius bahkan bisa bikin kita kehilangan mimpi selama-lamanya.

-Masing-masing tokoh di Dreamland maupun di Chokoreto bikin gemeees! Merasa bisa mengubah, tapi ia sendiri enggan diubah. Dia merasa bisa menyembuhkan luka dan trauma masa lalu orang lain, tapi ia sendiri enggan disembuhkan dan beranjak dari masa lalu.

So finally, aku mau kasih 4 bintang buat Beautiful Mistake yang menghangatkan hati. :D

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Aku selalu kisah gagasduet, seru membaca dua pikiran dalam satu novel. Dan novel ini yang ternyata memiliki dua kisah berbeda cukup membuat penasaran. Belum pernah baca yang ini ;(
    Paling penasaran sama kisah Kai-Yuki deh. Mereka lucu kayaknya :D

    BalasHapus
  3. Reviewannya bikin penasaran:" segitu aja, kai unyu parah yaampun:" terus aku suka pesan moralnya:" jadi mau baca novelnya:"

    BalasHapus